JawaPos.com — Persib Bandung gagal membawa pulang kemenangan saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super League 2025/2026, Senin (2/3/2026). Hasil imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo terasa pahit karena Maung Bandung sempat berbalik unggul sebelum akhirnya kecolongan di 10 menit akhir.
Laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung berjalan dalam tensi tinggi sejak awal. Kedua tim saling menekan demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Tuan rumah lebih dulu unggul lewat penalti Bruno Moreira pada menit ke-43. Gol itu membuat Green Force percaya diri menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Namun Persib Bandung menunjukkan mentalitas berbeda selepas jeda. Luciano Guaycochea menyamakan kedudukan pada menit ke-51 dan mengubah momentum pertandingan.
Tekanan Maung Bandung berlanjut hingga akhirnya Andrew Jung membawa tim tamu berbalik unggul 2-1 pada menit ke-73.
Baca Juga: Amunisi 'Baru' Jelang Lawan Madura United! Marc Klok Tegaskan Fit, Siap Kembali Bela Persib Bandung
Gol tersebut sempat membuat bangku cadangan Persib Bandung bersorak karena kemenangan sudah di depan mata.
Sayangnya, konsentrasi yang sedikit menurun menjadi celah bagi Persebaya Surabaya. Serangan balik cepat di menit ke-84 dituntaskan Francisco Rivera dan memaksa skor kembali imbang 2-2.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Satu poin memang tetap dibawa pulang, namun rasa kecewa tak bisa disembunyikan para pemain.
Gelandang senior Persib Bandung, Marc Klok, berbicara jujur soal suasana ruang ganti. Ia menegaskan hasil itu terasa seperti kekalahan karena tim merasa kehilangan dua poin penting.
“Saya rasa kami melepas dua poin, kita hilang dua poin. Harusnya menang. Kami tidak senang, semua pemain tidak senang tapi kita harus fokus ke pertandingan berikutnya,” kata Marc Klok.
Ucapan tersebut menggambarkan ambisi besar skuad Maung Bandung musim ini. Mereka datang ke Surabaya bukan sekadar mencari hasil imbang, melainkan kemenangan.
Menurut Marc Klok, tim sebenarnya memiliki cukup peluang untuk memastikan tiga poin. Namun penyelesaian akhir dan ketenangan di momen krusial belum maksimal.
Baca Juga: Marc Klok Pulih dari Cedera, Persib Bandung Makin Percaya Diri di Super League
Ia juga menyoroti bagaimana Persib Bandung terlalu mudah memberi ruang saat menghadapi serangan balik. Situasi itu berujung pada gol kedua Persebaya Surabaya yang mengubur keunggulan.
“Kita harus bisa cetak lebih banyak gol, kita ada banyak peluang, dan kita juga harus lebih pintar dalam menghadapi counter attack. Kita harus waspadai karena kita kasih terlalu mudah untuk gol kedua,” papar Klok.
Evaluasi itu menjadi alarm penting bagi tim pelatih. Sebab di kompetisi seketat Super League 2025/2026, kesalahan kecil bisa berakibat besar.
Persib Bandung kini dituntut segera bangkit. Jadwal berikutnya tak kalah krusial karena mereka akan menjamu Persik Kediri pada Senin (9/3) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Laga kandang tersebut menjadi momentum ideal untuk kembali ke jalur kemenangan. Dukungan Bobotoh di GBLA diharapkan mampu mengangkat moral tim setelah hasil mengecewakan di Surabaya.
Namun sebelum duel itu tiba, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh. Ketajaman lini depan dan kedisiplinan bertahan jadi dua pekerjaan rumah utama.
Persib Bandung tak bisa terus mengandalkan semangat comeback. Mereka perlu mengontrol permainan lebih baik agar tak memberi celah bagi lawan melakukan counter attack.
Hasil imbang kontra Persebaya Surabaya juga menjadi pengingat keras. Keunggulan satu gol di menit-menit akhir belum tentu aman jika fokus tak terjaga.
Marc Klok menegaskan tim tak boleh larut dalam kekecewaan. Fokus penuh kini diarahkan untuk pertandingan selanjutnya demi menjaga asa bersaing di papan atas.
Mental juara memang diuji di situasi seperti ini. Saat kemenangan di depan mata sirna, respons tim menjadi penentu arah musim.
Persib Bandung masih punya waktu memperbaiki detail permainan. Konsistensi dan efektivitas akan menjadi kunci jika ingin kembali meraih tiga poin.
Satu poin dari Surabaya tetap memiliki arti dalam perburuan klasemen. Namun bagi Marc Klok dan kawan-kawan, itu belum cukup untuk memuaskan target tinggi yang mereka pasang.
Kini publik menanti reaksi Maung Bandung di GBLA. Apakah muhasabah diri usai laga kontra Persebaya Surabaya benar-benar berbuah kemenangan saat menjamu Persik Kediri?
Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat. Yang pasti, pesan Marc Klok menjadi sinyal jelas jika Persib Bandung tak ingin lagi melepas poin dengan cara yang sama.