← Beranda
Paul Munster Bungkam Soal Kapten Baru Persebaya Surabaya, Fokus Hadapi Persik Kediri Tanpa Bruno Moreira
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 10 Desember 2024 | 00.51 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster. (Istimewa)
 

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, kembali menarik perhatian usai memilih bungkam saat ditanya siapa kapten baru timnya setelah absennya Bruno Moreira. Kartu merah yang diterima Bruno pada laga panas melawan Arema FC pada pekan ke-13 Liga 1 Indonesia 2024/2025 membuat sang kapten dipastikan absen menghadapi Persik Kediri.

Hingga pekan ke-13, Persebaya Surabaya tampil impresif dengan mengoleksi 30 poin dari 13 laga, hasil dari sembilan kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun, absennya Bruno Moreira menjadi sorotan besar, mengingat peran vitalnya sebagai pemimpin di lapangan.

Saat ditemui di sesi latihan di Stadion Gelora 10 November pada Senin (9/12), Paul Munster memilih untuk tidak membeberkan siapa kapten baru yang akan menggantikan Bruno. Menurutnya, peran kapten penting, tetapi tidak sepenting kerja sama tim secara keseluruhan.

“Saya tidak akan mengatakannya sampai setelah pelatihan resmi,” ujar Munster ketika ditanya soal keputusan terkait kapten baru. “Kapten ini bukanlah hal yang terpenting, yang penting adalah tim,” lanjut pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

Komentar Munster mencerminkan pendekatan kolektif yang ditanamkan di tubuh Green Force. Bagi mantan pelatih Bhayangkara FC ini, absennya satu pemain, termasuk seorang kapten, tidak boleh mengganggu performa tim secara keseluruhan.

Bruno Moreira, yang selama ini menjadi kapten dan salah satu pemain kunci di lini serang, terpaksa harus menepi untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain. “Dia (Bruno) banyak berkontribusi, tetapi absennya dia memberi peluang bagi pemain lain untuk masuk,” jelas Munster.

Pelatih yang membawa Persebaya Surabaya memuncaki klasemen sementara Liga 1 ini juga tampak santai menyikapi situasi absennya sang kapten. “Beri Bruno sedikit istirahat juga, jadi dia siap untuk pertandingan yang hebat lainnya,” tambahnya.

Meski begitu, Munster mengakui ada beberapa nama yang menjadi pertimbangan untuk mengisi peran kapten saat menghadapi Persik Kediri. Namun, ia menolak membocorkan siapa pemain yang akan memimpin Green Force dalam laga penting tersebut.

“Ada beberapa pilihan untuk kapten (saat hadapi Persik Kediri),” ungkap Munster tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Ia juga tampak sedikit kesal dengan pertanyaan berulang terkait hal ini dan menegaskan, “Saya rasa Anda tidak perlu terlalu fokus pada siapa yang akan menjadi kapten.”

Pernyataan Munster ini memunculkan spekulasi di kalangan pendukung Persebaya Surabaya, Bonek dan Bonita. Banyak yang bertanya-tanya siapa pemain yang akan dipercaya menjadi pemimpin di lapangan saat menghadapi Persik Kediri pada Rabu (11/12) di Stadion Gelora Bung Tomo.

Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat adalah Slavko Damjanovic, bek tengah tangguh yang telah menjadi andalan di lini pertahanan Persebaya Surabaya. Dengan pengalamannya di Eropa dan kepemimpinan di atas lapangan, Slavko dianggap layak mengisi peran tersebut.

Selain Slavko, nama lain yang mungkin dipertimbangkan adalah Mohammed Rashid, gelandang kreatif yang memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik. Performanya yang konsisten musim ini hingga pekan ke-13 membuat Rashid menjadi salah satu pemain dengan pengalaman lebih di skuad.

Namun, tidak menutup kemungkinan Munster memberikan kejutan dengan menunjuk pemain muda untuk memegang ban kapten. Pemain seperti Kadek Raditya atau Ernando Ari bisa menjadi pilihan menarik untuk memberikan pengalaman lebih dalam karier mereka.

Di sisi lain, absennya Bruno Moreira juga menjadi tantangan bagi lini serang Persebaya Surabaya. Kombinasi Bruno dengan Flavio Silva dan Malik Risaldi selama ini menjadi senjata utama Persebaya Surabaya untuk membongkar pertahanan lawan.

Paul Munster tampaknya percaya absennya Bruno bukan masalah besar selama pemain lain mampu tampil sesuai ekspektasi. Filosofi Munster yang mengedepankan kerja tim di atas individu telah terbukti membawa Persebaya Surabaya menjadi tim tangguh musim ini.

Pertandingan melawan Persik Kediri menjadi sangat penting bagi Persebaya Surabaya untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Dengan jadwal padat di bulan ini, Munster harus memutar otak untuk menjaga konsistensi permainan timnya.

Persik Kediri, meski berada di peringkat ke-10, tetap menjadi ancaman serius bagi Green Force. Kemenangan 1-0 mereka atas Madura United di laga sebelumnya menunjukkan tim ini tidak bisa diremehkan.

Persebaya Surabaya sendiri memiliki modal positif dengan catatan tiga kemenangan beruntun di Liga 1. Terbaru, mereka berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 3-2 dalam derbi Jawa Timur yang penuh drama.

Absennya Bruno mungkin menjadi celah yang coba dimanfaatkan Persik untuk meredam agresivitas Persebaya Surabaya. Namun, Munster optimistis timnya mampu menunjukkan permainan terbaik meski tanpa kehadiran sang kapten.

Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Munster untuk membuktikan Persebaya Surabaya tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Persebaya Surabaya diyakini tetap mampu tampil dominan meski kehilangan pemain kunci.

Pertandingan melawan Persik Kediri diprediksi akan berjalan ketat dan menarik. Semua mata akan tertuju pada siapa yang akan menjadi kapten baru Green Force di laga ini dan bagaimana ia memimpin tim di tengah absennya Bruno.

Bonek dan Bonita tentu berharap keputusan Munster soal kapten baru bisa membawa hasil positif. Layak dinantikan, apakah Persebaya Surabaya mampu melanjutkan tren positif mereka dan memperkuat posisi di puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025.

EDITOR: Edi Yulianto