← Beranda
Tak Lagi Banyak Buang Waktu, Aturan Baru Serie A Bikin Pertandingan Lebih Lama dan Menarik
Andre Rizal HanafiRabu, 26 Agustus 2026 | 20.44 WIB
Aturan baru Serie A tingkatkan durasi waktu bermain efektif hingga 5 menit. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Serie A mulai menunjukkan perubahan setelah aturan baru terkait waktu bermain diterapkan pada musim 2026/2027.

Kompetisi kasta tertinggi Italia kini memiliki rata-rata waktu bermain efektif yang lebih tinggi dibandingkan musim lalu.

Dalam beberapa pertandingan awal, bola lebih lama berada dalam permainan.

Baca Juga: Jamie Carragher Soroti Transfer Liverpool, Wirtz hingga Isak Belum Sesuai Ekspektasi

Rata-rata waktu bermain efektif Serie A mencapai 59 menit 14 detik per pertandingan, meningkat hampir lima menit dibandingkan musim lalu di kisaran 54 menit 20 detik.

Perubahan ini menjadi kabar positif bagi sejumlah pelatih yang sebelumnya sering mengeluhkan kebiasaan membuang waktu dalam pertandingan.

Gian Piero Gasperini dan Cesc Fabregas termasuk dua pelatih yang menyambut baik penerapan aturan tersebut.

Baca Juga: Jack Grealish Ikuti Jejak David Beckham, Bintang Manchester City Ini Gemar tanam Sayuran di Rumah

Gasperini secara terbuka mengapresiasi perubahan itu setelah timnya meraih kemenangan atas Fiorentina.

Menurut dia, pertandingan kini memberikan lebih banyak waktu bagi pemain untuk benar-benar bermain sepak bola.

“Senang sekali, akhirnya kami bermain lebih banyak,” ujar Gasperini.

Fabregas juga memiliki pandangan serupa.

Pelatih Como tersebut menilai pertandingan menjadi lebih menarik setelah aturan baru mulai diterapkan.

Pernyataan kedua pelatih itu menunjukkan bahwa perubahan regulasi mendapat respons positif dari sisi teknis permainan.

Baca Juga: Chelsea Raup Untung Besar, Liam Delap Dijual ke Nottingham Forest Rp 1 Triliun

Salah satu aturan yang mulai memberikan dampak adalah hukuman terhadap kiper yang terlalu lama melakukan tendangan gawang.

Dalam pertandingan Frosinone melawan Juventus, Lorenzo Palmisani mendapat hukuman setelah membutuhkan waktu lebih dari lima detik untuk melanjutkan permainan.

Wasit Giovanni Ayroldi kemudian memberikan sepak pojok kepada Juventus.

Baca Juga: Arsenal Kejar Julian Alvarez dengan Tawaran £130 Juta, Gabriel Martinelli Segera Tinggalkan Emirates

Hukuman tersebut menjadi contoh nyata bagaimana aturan baru diterapkan untuk mengurangi waktu yang terbuang.

Menariknya, Palmisani bukan pemain yang baru kali ini mendapat hukuman karena memperlambat permainan.

Musim lalu, ketika Frosinone menghadapi Monza di Serie B, dia juga pernah dihukum karena terlalu lama memegang bola.

Baca Juga: Bruno Fernandes Raih PFA Player of the Year 2026, Jadi Pemain MU Pertama dalam 16 Tahun

Saat itu, Palmisani tercatat menahan bola selama delapan detik sebelum wasit memberikan sepak pojok kepada Monza.

Efek aturan baru juga terlihat dalam pertandingan Atalanta melawan Sassuolo.

Dalam laga tersebut, bola tercatat berada dalam permainan selama lebih dari 66 menit atau sekitar 69 persen dari total durasi pertandingan.

Catatan itu jauh lebih baik dibandingkan musim lalu.

Baca Juga: Vinicius Jadi Sorotan Mourinho Jelang Laga Real Madrid vs Sociedad, Ada Pesan soal Emosi dan Sikap

Pada pekan pertama musim sebelumnya, persentase waktu bola aktif tertinggi hanya mencapai 63 persen dalam pertandingan AC Milan melawan Cremonese.

Perubahan ini penting bagi Serie A karena musim lalu kompetisi Italia menjadi yang terendah dalam hal waktu bermain efektif di antara lima liga top Eropa.

Saat itu, Serie A hanya mencatat sekitar 54 menit per pertandingan, sedangkan Premier League berada di angka 55 menit dan Ligue 1 mencapai 56 menit.

Baca Juga: Gratis! Jadwal dan Link Live Streaming Vietnam vs Thailand di Leg 2 Final Piala AFF 2026

Selain aturan soal membuang waktu, pendekatan terhadap VAR dan wasit juga ikut berubah.

Daniele Orsato menekankan pentingnya mengurangi intervensi VAR yang tidak perlu serta memberikan lebih banyak tanggung jawab kepada wasit di lapangan.

Dengan lebih sedikit gangguan, pertandingan diharapkan berjalan lebih lancar.

Baca Juga: Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa

Perubahan ini juga bisa membuat penonton mendapatkan lebih banyak aksi sepak bola dalam setiap pertandingan.

Setelah bertahun-tahun Serie A menghadapi kritik soal waktu terbuang, simulasi, protes pemain, dan lambatnya permainan dimulai kembali, aturan baru mulai menunjukkan hasil.

Kompetisi Italia kini perlahan bergerak menuju permainan yang lebih aktif dan minim jeda.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah