JawaPos.com - Crystal Palace mengambil sikap tegas terkait masa depan Adam Wharton di tengah ketertarikan Manchester City. Gelandang berusia 22 tahun itu dipastikan tetap berada di Selhurst Park untuk musim 2026/27.
Manchester City sebelumnya dikabarkan mulai mempertimbangkan Wharton sebagai salah satu kandidat untuk mengisi lini tengah mereka.
Ketertarikan tersebut muncul setelah Rodri meninggalkan The Citizens dan bergabung dengan Barcelona dalam transfer senilai £51 juta.
Baca Juga: Tottenham Siapkan Kejutan Besar! Savinho dan Omar Marmoush Jadi Target Transfer
Wharton dinilai memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Manchester City. Usianya masih muda, tetapi sudah memiliki pengalaman di level Premier League dan bahkan telah mengoleksi empat caps bersama Timnas Inggris.
Namun, upaya City untuk mengetahui kemungkinan transfer Wharton mendapat respons tegas dari Crystal Palace. Klub London tersebut tidak membuka pintu untuk kepergian sang pemain pada bursa transfer musim panas ini.
Palace memiliki alasan kuat untuk mempertahankan Wharton. Pemain yang didatangkan dari Blackburn Rovers pada 2024 dengan nilai transfer £22,5 juta itu masih memiliki kontrak hingga 2029.
Baca Juga: Jamal Musiala Dua Kali Kolaps, Alphonso Davies Ungkap Kekhawatiran dan Beri Dukungan Penuh
Pelatih baru Palace, Pierre Sage, juga secara terbuka menyampaikan keinginannya agar Wharton tetap menjadi bagian dari skuad. Menurutnya, sang gelandang masih membutuhkan waktu untuk berkembang bersama Palace sebelum mengambil langkah berikutnya dalam karier.
"Ini bukan waktunya untuk menjual Wharton," ujar Sage.
Sage mengakui bahwa Wharton memiliki kemampuan untuk bermain di klub besar, baik di Inggris maupun kompetisi Eropa. Namun, ia menilai satu musim tambahan bersama Palace dapat memberikan pengalaman penting bagi pemain tersebut.
"Saya pikir dia bisa bermain untuk klub lain, klub besar di sini atau di mana pun di Eropa. Tetapi saya pikir satu tahun bersama kami, dengan dinamika baru, akan bagus untuknya," katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas posisi Crystal Palace terhadap ketertarikan Manchester City. Untuk saat ini, klub tidak memiliki rencana melepas Wharton meski sang pemain mulai menarik perhatian klub-klub besar.
Bagi Manchester City, situasi tersebut membuat pencarian gelandang baru menjadi lebih rumit. Kepergian Rodri membuat kebutuhan untuk menambah kekuatan di lini tengah semakin besar, sementara Wharton menjadi salah satu nama yang masuk radar.
Baca Juga: Liverpool Tawar £50 Juta untuk Yankuba Minteh, Brighton Langsung Tolak Mentah-mentah!
Di sisi lain, Palace berharap Wharton bisa menjadi bagian penting dari proyek mereka di bawah arahan Sage. Sang gelandang diproyeksikan membantu tim menghadapi musim baru sekaligus melanjutkan perkembangan setelah beberapa musim pertamanya di Premier League.
Selain membahas Wharton, Sage juga memberikan penjelasan mengenai masa depan Wilfried Zaha. Mantan pemain Palace itu diketahui menggunakan fasilitas latihan klub di Beckenham sembari mencari klub baru setelah kontraknya bersama Galatasaray berakhir.
Zaha memang memiliki hubungan kuat dengan Palace dan dianggap sebagai salah satu legenda klub. Namun, Sage tidak memberikan sinyal bahwa pemain berusia 33 tahun tersebut akan kembali ke Selhurst Park.
Baca Juga: Bernardo Silva Senang Bisa Kerja Sama Lagi dengan Kylian Mbappe di Real Madrid
"Saya tahu dia adalah legenda di sini dan saya senang melihat dia memiliki hubungan dengan klub dan para penggemar. Tetapi, sejujurnya, saya rasa dia tidak akan bertahan bersama kami," kata Sage.
Dengan demikian, perhatian Palace kini lebih tertuju pada persiapan musim baru bersama Wharton. Manchester City harus mencari alternatif lain jika ingin segera mendapatkan gelandang baru sebagai bagian dari rencana mereka di lini tengah.