JawaPos.com - Tottenham Hotspur resmi membuka pembicaraan dengan Newcastle United terkait kemungkinan transfer gelandang asal Italia, Sandro Tonali. Tottenham saat ini bersaing dengan Manchester City dalam perburuan tanda tangan Tonali.
Dengan dimulainya komunikasi langsung antarklub, Tottenham Hotspur menunjukkan intensitas pendekatan yang lebih konkret dibanding sebelumnya.
Di saat yang sama, perwakilan Tonali juga masih terus melakukan diskusi dengan kedua klub peminat untuk menyepakati persyaratan pribadi sang pemain.
Baca Juga: Fabrizio Romano Sebut Newcastle Menyadari Keinginan Sandro Tonali untuk Pergi
Newcastle United disebut hanya akan mempertimbangkan penjualan jika ada tawaran di kisaran GBP 100 juta (sekitar Rp 2,3 triliun). Nilai itu dianggap setara dengan status Tonali sebagai pemain kunci yang masih terikat kontrak hingga 2029 dan opsi perpanjangan selama 12 bulan.
Selain Tonali, Tottenham juga termasuk di antara sejumlah klub yang memantau gelandang West Ham United Mateus Fernandes. Sementara itu, upaya Manchester City untuk merekrut Tonali tidak memengaruhi langkah mereka dalam memburu Elliot Anderson dari Nottingham Forest.
Dilansir dari The Athletic, Newcastle sendiri terbuka terhadap kemungkinan menjual Tonali pada musim panas ini, asalkan harga yang diajukan sesuai ekspektasi. Newcastle juga sebelumnya telah melepas Anthony Gordon ke Barcelona dengan nilai transfer mencapai GBP 69,3 juta (sekitar Rp 1,6 triliun).
Baca Juga: Sandro Tonali Akui Italia Sempat Tegang saat Tumbangkan Irlandia Utara
Tonali telah tampil dalam 53 pertandingan di semua kompetisi musim lalu bersama Newcastle dan mencetak tiga gol. Pemain berusia 26 tahun itu ikut membantu tim finis di peringkat ke-12 Liga Inggris serta mencapai babak 16 besar Liga Champions.
Secara latar belakang, Tonali lahir di Lodi, Italia, dan meniti karier dari akademi Brescia sebelum bergabung dengan AC Milan pada 2020 sebagai pemain pinjaman, lalu dipermanenkan setahun kemudian. Tonali bergabung dengan Newcastle dari AC Milan pada Juli 2023 dengan nilai transfer sekitar GBP 60,5 juta (sekitar Rp 1,4 triliun).
Namun, Tonali sempat menerima larangan bermain selama 10 bulan pada Oktober 2023 akibat pelanggaran aturan perjudian oleh Federasi Sepak Bola Italia yang membuatnya absen hampir sepanjang musim, bahkan melewatkan Euro 2024.
Sejak kembali bermain dengan Newcastle United pada Agustus 2024, Tonali telah mencatatkan total 110 penampilan dengan kontribusi 10 gol dan 10 assist.
Upaya mendatangkan Tonali dinilai sebagai langkah ambisius Tottenham Hotspur di bawah pelatih Roberto De Zerbi, setelah sebelumnya merekrut Andy Robertson dan Marcos Senesi, serta mengajukan dua tawaran untuk bek Brighton Jan Paul van Hecke. Pasalnya, kebutuhan akan peningkatan kualitas lini tengah menjadi prioritas utama.
Yves Bissouma sendiri dipastikan hengkang setelah kontraknya habis, sedangkan masa depan Joao Palhinha yang dipinjam dari Bayern Munchen masih belum jelas.
Sementara Rodrigo Bentancur mulai menunjukkan performa positif setelah pulih dari cedera dan Conor Gallagher juga tampil menjanjikan. Namun, kehadiran Tonali diyakini akan memberikan peningkatan kualitas secara instan.
Tantangan terbesar Tottenham Hotspur saat ini berada pada aspek finansial. Rekor transfer klub saat ini berada di angka GBP 65 juta (sekitar 1,5 triliun) saat mendatangkan Dominic Solanke pada Agustus 2024, sehingga transfer Tonali berpotensi memecahkan rekor itu.
Demi mewujudkan rencana besar itu, Tottenham perlu menjual sejumlah pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Masa depan beberapa pemain seperti Cristian Romero, Richarlison, Guglielmo Vicario, dan Radu Dragusin juga masih belum pasti.