← Beranda
Sassuolo Tumbangkan Como 2-1, Cesc Fabregas Puji Strategi Fabio Grosso Sebagai Mahakarya
Aprillia JPSabtu, 18 April 2026 | 16.35 WIB
Jay Idzes (kanan) tampil penuh saat Sassuolo taklukkan Como 2-1. (X/@Como_1907)

 

JawaPos.com - Sassuolo berhasil taklukkan Como dengan skor 2-1 dalam pekan ke-33 Serie A yang berlangsung di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Sabtu (17/4). Tuan rumah yang menggunakan formasi 4-3-3 tampil agresif sejak menit awal. Sementara itu, Como dengan formasi 4-2-3-1 mencoba mengimbangi melalui serangan balik cepat dan permainan sayap.

Pada babak pertama, peluang-peluang yang tercipta belum mampu dimaksimalkan menjadi gol hingga memasuki menit ke-40. Sassuolo akhirnya baru memecah kebuntuan pada menit ke-42 melalui Cristian Volpato. Gelandang muda itu mencetak gol lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari M'Bala Nzola.

Dilansir dari ESPN, keunggulan Sassuolo bertambah hanya dua menit berselang. Pada menit ke-44, M'Bala Nzola mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terobosan Armand Lauriente. Gol itu membuat tuan rumah unggul 2-0.

Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Beri Selamat Rekan Setimnya di Sassuolo Usai Sukses Bawa Bosnia dan Herzegovina ke Piala Dunia 2026

Namun, Como berhasil memperkecil ketertinggalan menjelang berakhirnya babak pertama. Pada menit ke 45+2, Nico Paz mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Ivan Smolcic. Skor pun berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Como tampil lebih menekan demi mencari gol penyeimbang. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, termasuk upaya Nico Paz pada menit ke-68 yang masih mampu digagalkan kiper Sassuolo Stefano Turati.

Como juga sempat mendapatkan beberapa peluang melalui bola mati dan tendangan jarak jauh, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Sundulan Jacobo Ramon di masa tambahan waktu pun masih melebar dari sasaran.

Baca Juga: Respons Sassuolo Usai Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Raih Penghargaan di PSSI Awards 2026

Di sisi lain, Sassuolo lebih banyak mengandalkan serangan balik pada babak kedua. Meski memiliki beberapa peluang tambahan lewat Andrea Pinamonti dan Armand Lauriente, gol tambahan belum berhasil diciptakan. Setelah tambahan waktu lima menit di babak kedua berakhir, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Sassuolo.

Hasil itu menjadi tambahan tiga poin penting bagi Sassuolo setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Genoa. Sementara itu, Como harus pulang dengan tangan hampa meski sempat mencoba bangkit di babak kedua. Hasil itu juga merupakan kekalahan kedua Como secara beruntun setelah sebelumnya kalah dari Inter di kandang sendiri.

Usai pertandingan, pelatih Como Cesc Fabregas memuji strategi Sassuolo yang dinilainya sangat matang, bahkan menyebut pendekatan pelatih lawan sebagai mahakarya.

“Sebuah pujian besar untuk Sassuolo, karena bagi saya cara pelatih Fabio (Grosso) mempersiapkan pertandingan ini adalah sebuah mahakarya. Mereka sangat menyulitkan kami dengan blok rendah tersebut. Memang benar Sassuolo biasanya tidak bermain sedalam itu, tetapi dengan ide yang tepat, apa pun bisa terjadi dalam sepak bola,” kata Fabregas.

Fabregas juga mengakui bahwa performa Como belum memenuhi ekspektasi. Namun, Fabregas memilih tidak mengkritik secara terbuka karena evaluasi telah dilakukan di ruang ganti. “Saya sebenarnya mengharapkan lebih dari tim ini, tetapi saya memilih untuk tidak membahasnya lebih jauh. Hal itu sudah disampaikan di ruang ganti. Saya bertanggung jawab penuh, ini sepenuhnya kesalahan saya dan kami tidak boleh terlalu negatif karena kami akan bermain lagi dalam empat hari,” ujar Fabregas.

Selanjutnya, Como akan menghadapi Inter Milan di Semifinal Piala Italia leg kedua pada Rabu (22/4). Jika Como berhasil mengamankan keunggulan, tim asuhan Cesc Fabregas akan menuju final karena pada leg sebelumnya mereka bermain imbang tanpa gol sehingga agregat masih 0-0.

EDITOR: Edi Yulianto