← Beranda
Disindir Pedas Justin Hubner: Dibantai 0-6 Kok Ribut Soal Paspor? NAC Breda Kena Semprot Bek Timnas Indonesia!
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 13 April 2026 | 15.53 WIB
Justin Hubner tampil emosional usai laga panas Fortuna Sittard vs NAC Breda di Eredivisie. (Fortuna)

 

JawaPos.com — Kembalinya Justin Hubner ke lapangan bersama Fortuna Sittard langsung memantik sorotan. Bek Timnas Indonesia itu tak hanya tampil ngotot, tetapi juga melontarkan sindiran tajam yang bikin suasana makin panas.

Momen comeback itu terjadi pada pekan ke-30 Eredivisie, Minggu (12/4/2026) malam WIB. Laga melawan NAC Breda berakhir imbang 1-1, namun tensinya jauh lebih panas dari skor akhir.

Hubner sebelumnya sempat “diparkir” akibat polemik administrasi yang menyeret namanya. Kasus itu mencuat setelah adanya laporan terkait status paspor pemain yang bermain di Belanda.

Baca Juga: Paspoortgate Meluas! Justin Hubner Menyusul, Pemain Timnas Indonesia Dibekukan di Liga Belanda

Namun, begitu kembali dipercaya tampil, pemain 22 tahun itu langsung menunjukkan karakter kerasnya di lapangan. Ia bermain tanpa kompromi, seolah ingin membuktikan dirinya tak terpengaruh tekanan di luar pertandingan.

Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-34 saat Hubner mencoba menyapu bola. Nahas, kaki kirinya justru mengenai gelandang lawan, Lewis Holtby, yang langsung terkapar kesakitan.

Insiden itu membuat Holtby tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus ditarik keluar. Meski dianggap sebagai kejadian biasa dalam sepak bola, situasi tersebut memperlihatkan betapa panasnya duel yang dijalani Hubner.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On dan Justin Hubner Optimistis dengan Performa Timnas Indonesia Meski Tumbang dari Bulgaria

Selepas laga, emosi Hubner rupanya belum mereda. Ia secara terbuka menyindir NAC Breda yang dianggap menjadi pemicu investigasi soal paspor pemain, termasuk dirinya dan Dean James.

Sindiran itu bukan tanpa sebab, karena laporan NAC muncul setelah mereka dihajar telak 0-6 oleh Go Ahead Eagles. Kekalahan memalukan itu justru jadi bahan kritik pedas dari Hubner.

“Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor! Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan saja mereka bermain sepak bola,” tegas Hubner kepada ESPN Nederland.

Ucapan tersebut langsung menyita perhatian publik sepak bola Belanda. Nada tinggi yang digunakan Hubner mencerminkan betapa ia merasa diperlakukan tidak adil oleh pihak klub lawan.

Tak berhenti di situ, Hubner juga menyoroti dampak dari polemik tersebut terhadap dirinya secara pribadi. Ia mengaku harus menjalani masa sulit yang tidak menyenangkan selama proses investigasi berlangsung.

“Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan itu. Kami tidak tahu apa pun tentang itu. Harus berlatih terpisah selama beberapa minggu dan bahkan tidak diizinkan datang ke klub, itu sangat tidak menyenangkan,” lanjutnya.

Baca Juga: Justin Hubner Blak-blakan! Era John Herdman Bikin Timnas Indonesia Naik Level, Sinyal Prestasi Besar Sudah Terlihat

Pernyataan tersebut memperlihatkan sisi emosional seorang pemain muda yang tengah berjuang mempertahankan kariernya. Situasi ini juga membuka gambaran tentang kerasnya dinamika sepak bola profesional di Eropa.

Jika melihat klasemen sementara, posisi kedua tim memang kontras. Fortuna Sittard relatif aman di papan tengah dengan koleksi 36 poin, memberi peluang besar untuk bertahan di kasta tertinggi.

Sebaliknya, NAC Breda justru berada dalam tekanan besar di zona degradasi. Mereka terdampar di posisi kedua dari bawah dengan raihan 25 poin, situasi yang tentu jauh dari kata aman.

Hasil imbang ini seakan menjadi simbol perlawanan Hubner terhadap semua tekanan yang ia hadapi. Ia menjawab kritik dan kontroversi dengan performa lugas di atas lapangan.

Baca Juga: Justin Hubner Masih Punya Keinginan Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Kisah ini sekaligus menegaskan satu hal penting dalam sepak bola modern. Di tengah isu administratif dan konflik di luar lapangan, mentalitas pemain tetap jadi penentu utama.

Hubner membuktikan dirinya bukan sekadar pemain muda biasa. Ia tampil sebagai sosok yang berani bersuara sekaligus menunjukkan kualitas melalui aksi nyata.

Ketegangan antara pemain dan klub lawan mungkin belum akan mereda dalam waktu dekat. Namun satu yang pasti, nama Justin Hubner kini semakin diperhitungkan, bukan hanya karena permainan kerasnya, tetapi juga keberaniannya menghadapi tekanan.

EDITOR: Edi Yulianto