← Beranda
Misi Balas Dendam Goretzka ke Real Madrid, Siap Beri Kekalahan Sesungguhnya
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 6 April 2026 | 22.18 WIB
Leon Goretzka membawa semangat balas dendam Bayern Munchen jelang duel melawan Real Madrid. Die Roten ingin mengakhiri dominasi Los Blancos di Liga Champions. (Instagram/@leon_goretzka)
 

 

JawaPos.com - Saat ini, ada satu hal yang paling diinginkan para penggemar Bayern Munich di seluruh dunia: Balas dendam.

Perasaan itu sudah terlalu lama mengendap. Campuran antara sakit hati, frustrasi, harapan, dan keyakinan bahwa Bayern Munich akhirnya bisa membalikkan keadaan saat menghadapi Real Madrid.

Bukan cuma menang, tetapi benar-benar memberi kekalahan yang terasa menyakitkan bagi klub yang selama ini selalu menjadi mimpi buruk mereka di Liga Champions. Leon Goretzka menjadi salah satu sosok yang paling merasakan hal tersebut. 

Baca Juga: Ferland Mendy Belum Fit saat Real Madrid Kontra Bayern Munchen

Melansir Bavarian Football, dalam wawancara terbarunya bersama FC Bayern, gelandang asal Jerman itu mengakui bahwa Bayern memang belum banyak menikmati hasil positif saat melawan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami belum banyak meraih kesuksesan melawan Real akhir-akhir ini. Kami sangat ingin membalikkan statistik dari beberapa tahun terakhir."

Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi para pendukung Bayern, itu seperti mewakili semua rasa sakit yang sudah terlalu lama dipendam.

Terlalu banyak malam pahit. Terlalu banyak momen kontroversial. Terlalu banyak laga yang terasa seperti dirampas begitu saja.

Baca Juga: Jelang Lawan Bayern Munchen, Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa Berencana Cadangkan Tiga Pemain Ini

Bagi banyak fans Bayern, Real Madrid selalu seperti punya cara ajaib untuk lolos, bahkan ketika mereka sedang tidak bermain lebih baik. Namun Goretzka juga sadar bahwa tim yang akan mereka hadapi bukan lawan sembarangan.

"Real adalah tim kelas dunia dengan kualitas individu yang luar biasa di lapangan. Mereka memiliki beberapa momen yang sangat, sangat bagus – tetapi juga beberapa momen buruk – musim ini. Saat ini, Anda tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan Anda dapatkan dari mereka. Pengalaman memberitahu kita bahwa mereka biasanya berhasil melakukan sesuatu di Liga Champions."

Dan memang, di situlah letak masalahnya. Real Madrid selalu terasa berbeda ketika bermain di Liga Champions. 

Baca Juga: Ambil Risiko? Arbeloa bakal Mainkan Eder Militao Sebagai Starter saat Real Madrid Kontra Bayern Munchen

Kompetisi ini seperti rumah kedua bagi mereka. Tidak peduli seberapa buruk performa mereka di liga domestik atau seberapa banyak kritik yang datang, mereka hampir selalu bisa menemukan cara untuk bertahan dan menang.

Dengan koleksi 15 gelar Liga Champions, Real Madrid punya aura yang sulit dijelaskan. Mereka sering terlihat biasa saja, lalu tiba-tiba berubah menjadi monster ketika malam Eropa datang.

Namun Bayern Munich musim ini merasa mereka punya peluang. Skuad asuhan Vincent Kompany tampil lebih solid, lebih seimbang, dan lebih lapar dibanding beberapa musim terakhir. 

Baca Juga: Wasit Michael Oliver Pimpin Duel Panas Real Madrid vs Bayern Munich, Siapa yang Diuntungkan?

Mereka punya lini depan yang tajam, lini tengah yang kuat, dan pertahanan yang jauh lebih terorganisir. Yang terpenting, mereka punya motivasi besar.

"Tapi kami akan siap menghadapi hal itu."

Pernyataan penutup Goretzka itu terdengar seperti peringatan. Bayern tidak datang hanya untuk bermain aman atau sekadar berharap lolos. Mereka datang dengan misi yang jauh lebih besar: mengakhiri dominasi Real Madrid.

EDITOR: Edi Yulianto