JawaPos.com–UEFA resmi menunjuk Michael Oliver sebagai wasit untuk pertandingan besar antara Real Madrid dan Bayern Munich di Liga Champions.
Bagi sebagian fans, ini mungkin dianggap kabar baik. Bagi yang lain, bisa jadi justru bikin waswas. Sisanya mungkin memilih bersikap netral sambil berharap tidak ada drama besar sepanjang pertandingan.
Penunjukan Oliver melanjutkan tradisi yang cukup unik. UEFA tampaknya cukup sering menugaskan wasit asal Inggris ketika Bayern Munich menghadapi tim Spanyol di kompetisi Eropa.
Baca Juga: Peringkat Klub di Perempat Final Liga Champions: Real Madrid dan Liverpool Diprediksi Tersingkir
Melansir Bavarian Football, jika melihat rekor Bayern Munich saat dipimpin Michael Oliver, hasilnya sebenarnya cukup positif.
- Besiktas 1-3 Bayern Munich (Liga Champions 2017/18)
- Bayern Munich 4-0 Atletico Madrid (Liga Champions 2020/21)
Baca Juga: Prediksi Line Up Real Madrid Kontra Bayern Munchen: Kylian Mbappe dan Vinicius di Lini Serang
- Barcelona 0-3 Bayern Munich (Liga Champions 2021/22)
- Salzburg 1-1 Bayern Munich (Liga Champions 2021/22)
- Paris Saint-Germain 0-1 Bayern Munich (Liga Champions 2022/23)
- Bayern Munich 3-0 Bayer Leverkusen (Liga Champions 2024/25)
- Flamengo 2-4 Bayern Munich (Piala Dunia Antarklub 2025)
Dari tujuh pertandingan tersebut, Bayern mencatat persentase kemenangan sekitar 85 persen. Angka yang jelas cukup mengesankan.
Michael Oliver juga terlihat cukup konsisten dalam mengeluarkan kartu. Dalam sebagian besar laga Bayern, jumlah kartu kuning tidak terlalu tinggi, meski ada satu kartu merah yang diberikan kepada Benjamin Pavard saat melawan Paris Saint-Germain karena pelanggaran taktis di akhir pertandingan.
Bagaimana dengan Real Madrid?
Rekor Los Blancos di bawah kepemimpinan Oliver memang tidak terlalu buruk, tetapi juga tidak terlalu dominan.
- Real Madrid 1-3 Juventus (Liga Champions 2017/18)
Baca Juga: Lautaro Martinez: Penurunan Performa Wajar, Bastoni Telah Berikan Segalanya untuk Timnas Italia
- Real Madrid 2-0 Eintracht Frankfurt (Piala Super UEFA 2022)
- Braga 1-2 Real Madrid (Liga Champions 2023/24)
- Olympiacos 3-4 Real Madrid (Liga Champions 2025/26)
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Unggul Tujuh Poin atas Real Madrid
Dari data itu, terlihat bahwa Oliver cenderung memberikan kartu kuning secara merata kepada kedua tim. Namun Madrid punya catatan yang sedikit kurang meyakinkan dibanding Bayern ketika dipimpin wasit asal Inggris tersebut.
Meski begitu, faktor yang paling menentukan mungkin bukan hanya Michael Oliver, tetapi juga bagaimana tim VAR bekerja sepanjang pertandingan. Dalam laga sebesar Real Madrid melawan Bayern Munich, keputusan kecil bisa mengubah segalanya.
Apalagi pertandingan berlangsung di Santiago Bernabeu, stadion yang selalu menghadirkan tekanan luar biasa untuk tim tamu dan wasit. Kartu kuning juga bisa menjadi elemen penting dalam duel ini.
Bayern Munich punya dua pemain yang terancam absen di leg kedua jika menerima kartu kuning, yaitu Konrad Laimer dan Dayot Upamecano. Sementara itu, Real Madrid memiliki lebih banyak pemain yang berada dalam situasi serupa, seperti Vinicius Junior, Aurelien Tchouameni, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Dean Huijsen.
Baca Juga: Dony Tri: Persija Tak Boleh Terpuruk usai Kekalahan dari Bhayangkara FC
Artinya, satu tekel terlambat atau satu protes berlebihan bisa membuat pemain penting harus menepi di leg berikutnya. Pada akhirnya, hasil pertandingan tentu tidak bisa ditentukan hanya dari siapa wasitnya.
Namun dalam laga sebesar ini, setiap detail pasti akan diperhatikan. Dan jika Michael Oliver mampu memimpin pertandingan dengan tenang, adil, dan konsisten, maka kedua tim setidaknya punya kesempatan untuk menentukan nasib mereka sendiri di atas lapangan.