← Beranda
Italia Masih Punya Harapan ke Piala Dunia Bergantung pada Situasi Iran, tapi Dibantah FIFA
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 4 April 2026 | 19.53 WIB
Pelatih timnas Italia Gennaro Gattuso gagal bawa negaranya lolos Piala Dunia 2026. (ig @azzuri)

 

JawaPos.com–Italia kembali harus menelan pil pahit setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah dramatis dari Bosnia di babak play off.

Azzurri sebenarnya sempat membuka harapan ketika Moise Kean mencetak gol pada menit ke-15. Namun, kartu merah Alessandro Bastoni sebelum turun minum mengubah jalannya laga.

Bosnia akhirnya menyamakan skor lewat Haris Tabakovic pada menit ke-79 sebelum menang 4-1 dalam adu penalti. Kekalahan ini membuat Italia dipastikan absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah sebelumnya juga gagal tampil pada edisi 2018 dan 2022.

Baca Juga: Chelsea Hukum Enzo Fernandez usai Komentar soal Real Madrid

Situasi yang cukup ironis untuk negara dengan empat gelar juara dunia. Bisa dibilang, lemari trofi mereka masih mewah, tetapi tiket ke Piala Dunia justru terasa seperti barang langka.

Melansir Give Me Sport, pelatih Gennaro Gattuso mengaku sangat terpukul dengan hasil tersebut.

”Hari ini anak-anak tidak pantas dikalahkan seperti ini. Kami hanya memiliki 10 pemain, kami memiliki tiga peluang bagus dan mereka hampir tidak memberi kami ancaman. Maaf, ini sepak bola dan saya bangga dengan anak-anak saya,” kata Gattuso dengan emosional setelah pertandingan.

Baca Juga: Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis Pendukung Spanyol saat lawan Mesir

Gattuso menyatakan hasil itu menyakitkan timnya dan seluruh Italia. Hal itu sebuah pukulan yang sulit diterima.

Meski begitu, peluang Italia untuk tampil di Piala Dunia ternyata belum sepenuhnya tertutup. Masih ada skenario kecil yang bisa membawa mereka ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko musim panas ini.

Semua bergantung pada Iran. Beberapa pekan terakhir, muncul ketidakpastian mengenai keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 akibat konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat.

Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grupnya di wilayah AS, sesuatu yang dianggap sensitif mengingat situasi politik dan keamanan saat ini.

Bahkan sempat muncul rumor bahwa jika Iran mundur, FIFA bisa mempertimbangkan Italia sebagai pengganti karena status mereka sebagai salah satu tim dengan peringkat tertinggi yang gagal lolos.

Namun, FIFA tampaknya tidak ingin membuka pintu bagi skenario tersebut. Presiden FIFA Gianni Infantino sudah menegaskan bahwa Iran tetap akan bermain di Piala Dunia dan tidak ada rencana alternatif lain.

Baca Juga: Meski Kalahkan Inggris, Kaoru Mitoma Sebut Jepang Masih Punya Kekurangan

We want Iran to play - and Iran will play at the World Cup. There is no plan B, C or D - there is only plan A,” kata Infantino.

Infantino juga menegaskan bahwa Iran mewakili rakyatnya, baik yang berada di dalam maupun di luar negeri. FIFA ingin memastikan mereka tetap tampil di turnamen.

Meski begitu, situasinya masih belum sepenuhnya tenang. Ada sejumlah pejabat Iran yang sempat mempertanyakan keamanan tim nasional mereka jika harus bermain di Amerika Serikat, bahkan ada permintaan agar pertandingan dipindahkan ke Meksiko. Namun FIFA sejauh ini tetap menolak perubahan tersebut.

Baca Juga: Zidane Iqbal Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Ole Romeny Berikan Selamat

Di tengah ketidakpastian itu, nama Italia terus dikaitkan sebagai kandidat pengganti jika situasi berubah mendadak. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari FIFA mengenai siapa yang akan menggantikan Iran apabila mereka benar-benar mundur.

Jadi, peluang Italia memang masih ada, tetapi sangat tipis. Mereka hanya bisa berharap pada satu hal yakni Iran batal tampil di Piala Dunia. Masalahnya, FIFA sudah berkali-kali menegaskan bahwa itu bukan skenario yang sedang mereka pikirkan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah