← Beranda
Luis Enrique Dikabarkan Tolak Manchester United, Pilih Bertahan di PSG
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 28 Maret 2026 | 03.56 WIB
Luis Enrique. (Dok. Instagram/@psg)

JawaPos.com - Manchester United tampaknya harus siap menerima kenyataan pahit dalam perburuan manajer baru. Luis Enrique, salah satu kandidat utama mereka, dikabarkan akan menolak tawaran untuk melatih di Old Trafford dan justru memilih bertahan di Paris Saint-Germain.

Situasi ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi United yang sejak Januari lalu masih mencari sosok pelatih permanen, setelah memecat Ruben Amorim usai periode yang jauh dari harapan.

Baca Juga: Mohamed Salah Menuju MLS? San Diego FC Siap Tampung Bintang Liverpool!

Harapan yang Mulai Pupus

Sempat ada optimisme ketika Michael Carrick mengambil alih sebagai pelatih sementara. Di bawah arahannya, performa tim meningkat signifikan hingga mampu bersaing di papan atas dan membuka peluang lolos ke Liga Champions.

Performa tersebut memberi harapan bagi manajemen untuk mendatangkan sosok pelatih kelas dunia seperti Luis Enrique. Namun, rencana itu kini berada di ujung tanduk.

Melansir Give Me Sport, pelatih asal Spanyol tersebut sebelumnya sempat dikaitkan dengan masa depan yang belum pasti di PSG, meski kontraknya masih berlaku hingga 2027. Tapi laporan terbaru menyebutkan bahwa ia kini semakin dekat dengan kesepakatan baru.

Bahkan, ada indikasi bahwa Enrique “hampir pasti” akan menandatangani kontrak baru, yang secara otomatis menutup peluang bagi Manchester United.

United Belum Bergerak, Tapi Bisa Terlambat

Menariknya, sumber internal klub menyebut bahwa hingga saat ini belum ada pendekatan resmi kepada kandidat mana pun. United dikabarkan baru akan mengambil langkah konkret setelah musim berakhir, ketika situasi tim sudah lebih jelas.

Baca Juga: Roony Bardghji Keluhkan Minimnya Menit Bermain, Barcelona Bingung!

Masalahnya, jika mereka menunggu terlalu lama, opsi terbaik seperti Enrique bisa saja sudah tidak tersedia.

Dalam konteks ini, United sebenarnya berada dalam dilema klasik: menunggu momen yang tepat, atau bergerak cepat demi mengamankan target utama.

Enrique Masih Jadi Kandidat Ideal

Terlepas dari kabar yang beredar, satu hal yang tidak berubah adalah status Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Gaya bermainnya yang mengutamakan penguasaan bola, pressing tinggi, dan fleksibilitas serangan dianggap cocok untuk membangun ulang identitas permainan United.

Jika benar ingin kembali ke level elite Eropa, nama Enrique jelas masuk kategori “no-brainer”.

Namun, hingga tanda tangan resmi terjadi, secara teknis peluang itu masih terbuka meski sangat tipis.

Gambaran Andai Enrique Datang

Menariknya, jika Enrique benar-benar melatih United, gaya bermain yang ia terapkan kemungkinan besar akan berbasis formasi 4-3-3 dengan pendekatan modern.

Berikut potensi susunan pemain yang bisa ia gunakan:

GK: Senne Lammens
RB: Diogo Dalot
CB: Lisandro Martínez
CB: Jean-Clair Todibo
LB: Luke Shaw
CM (DM): João Neves
CM: Kobbie Mainoo
CM: Bruno Fernandes
RW: Michael Olise
ST: Benjamin Sesko
LW: Marcus Rashford

Kombinasi ini menekankan keseimbangan antara kontrol bola dan kecepatan serangan, sesuatu yang menjadi ciri khas tim-tim Enrique.

Jika Enrique benar-benar menutup pintu, Manchester United harus segera mengalihkan fokus ke kandidat lain. Di sisi lain, performa Carrick yang cukup menjanjikan juga membuka kemungkinan untuk mempertahankannya sebagai solusi jangka menengah.

Yang jelas, waktu terus berjalan. Dan dalam dunia sepak bola, terlambat satu langkah saja bisa berarti kehilangan segalanya.

EDITOR: Hendra