← Beranda
Sempat Dicemooh Tifosi, Gennaro Gattuso Akui Timnas Italia Kesulitan Sebelum Mengalahkan Irlandia Utara
Ardha Ihsan Asy'AriJumat, 27 Maret 2026 | 18.31 WIB
Pemain Italia, Sandro Tonali (kiri), merayakan golnya ke gawang Irlandia Utara. (Dok. FIGC)

 

JawaPos.com - Timnas Italia selangkah lagi melaju ke Piala Dunia 2026 setelah pada laga play-off sukses menyingkirkan Irlandia Utara dengan skor 2-0 di Bergamo, Italia. Karena tidak lagi menggunakan sistem dua leg, maka Gli Azzuri berhak melaju ke final play off.

Dua gol Italia dicetak oleh pemain Newcastle, Sandro Tonali pada menit ke-56 dan Moise Kean pada menit ke-80. Di laga final play-off, juara dunia 2006 ini akan menghadapi Bosnia Herzegovina sebagai duel hidup dan mati memperebutkan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.

Meski meraih kemenangan, namun pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengakui bahwa pertandingan tersebut berlangsung alot dan timnya sempat kesulitan mencetak gol di babak pertama.

Baca Juga: Mateo Retegui Bakar Semangat Pemain Timnas Italia saat Hadapi Irlandia Utara

“Pertandingan ini tidaklah mudah. ​​Kami seharusnya bisa bermain lebih baik di babak pertama, Locatelli terlalu bertahan dan menekan permainan, yang berarti kami terpaksa membangun serangan dengan empat bek," ujar Gattuso seperti dikutip dari laman FIGC.

Menutup babak pertama dengan skor 0-0 membuat para Tifosi Gli Azzuri kecewa dan sempat mencemooh tim kesayangannya dengan siulan. Maka dari itu, Gattuso kemudian meningkatkan serangan di babak kedua.

"Kami meningkatkan tempo pertandingan di babak kedua dan mengalirkan bola lebih cepat. Saya mendengar beberapa siulan dari penonton di babak pertama, tetapi kami kembali ke lapangan dengan tepuk tangan dan dukungan penuh dari para tifosi," imbuh mantan gelandang andalan AC Milan tersebut.

Baca Juga: Dukungan Penuh Marcello Lippi untuk Gattuso, Yakin Bawa Italia ke Piala Dunia 2026

Ia pun akhirnya berterima kasih kepada para Tifosi atas dukungan mereka hingga berujung pada kemenangan Italia. Gattuso pun segera mengalihkan fokusnya ke final play-off karena Bosnia Herzegovina merupakan lawan yang tak kalah tangguh.

Sementara itu, pencetak gol pertama Italia, Sandro Tonali, menyatakan salah satu kesulitan timnya mengatasi Irlandia Utara adalah sang tamu bermain mengandalkan fisik.

“Kami bermain melawan tim yang sangat mengandalkan fisik dan banyak bergantung pada bola-bola dari second line," ujarnya. 

Timnya bahkan sempat tegang di babak pertama karena tekanan untuk meraih kemenangan dan bayang-bayang kegagalan lolos ke Piala Dunia dalam dua edisi terakhir. Namun, segalanya berubah setelah berhasil mencetak gol.

"Ada sedikit ketegangan di awal, tetapi kemudian kami sedikit lebih rileks setelah mencetak gol. Kami berhasil memanfaatkan peluang dengan baik," tuturnya lagi.

Laga Italia menghadapi Bosnia akan menjadi ujian yang lebih berat bagi Gli Azzuri karena mereka akan bertandang ke markas Bosnia, yaitu Stadion Zenica pada Selasa (31/3) mendatang.

Bosnia sendiri sukses melaju ke final setelah mengalahkan tuan rumah Wales dengan skor 4-2 lewat drama adu tendangan penalti.

EDITOR: Edi Yulianto