JawaPos.com–Manchester City harus menelan kekalahan pahit saat bertandang ke Santiago Bernabeu dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tim asuhan Pep Guardiola takluk 3-0 dari Real Madrid dalam pertandingan yang sejak awal berjalan sulit bagi The Citizens.
Pertemuan Manchester City vs Real Madrid menjadi babak terbaru dari rivalitas dua raksasa Eropa tersebut di Liga Champions. Dalam lima musim terakhir, kedua tim hampir selalu dipertemukan di fase gugur kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.
Manchester City datang dengan tekad membalas kekalahan agregat yang mereka alami pada pertemuan sebelumnya lawan Real Madrid. Namun kenyataannya, malam di Madrid justru kembali menjadi mimpi buruk bagi wakil Inggris tersebut.
Baca Juga: Mantan Winger Real Madrid Kritik Cara Vinicius Mengeksekusi Penalti
Manchester City sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Jeremy Doku sempat beberapa kali berduel di sisi sayap dengan Trent Alexander-Arnold dan memberi tekanan bagi lini pertahanan tuan rumah.
Namun momentum pertandingan berubah ketika Federico Valverde membuka skor. Setelah gol pertama itu, Real Madrid semakin percaya diri dan mengambil kendali penuh atas pertandingan.
Valverde tampil luar biasa dengan mencetak hattrick sebelum babak pertama berakhir. Real Madrid bahkan hampir memperbesar keunggulan setelah jeda, tetapi Vinicius Junior gagal mengeksekusi penalti yang ia peroleh dari sebuah serangan balik. Bagi Manchester City, hasil ini tentu menjadi pukulan telak.
Baca Juga: Pep Guardiola Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Manchester City dari Real Madrid
Melansir Vavel.com, Pep Guardiola menegaskan bahwa timnya belum menyerah dan masih akan mencoba membalikkan keadaan di leg kedua.
”Saya rasa peluang kami tidak besar, tetapi tentu saja, kami akan berusaha. Kami akan berada di sana, kami akan berusaha dengan tim kami, dan sekali lagi, kami akan melakukan yang terbaik untuk lebih aktif di sepertiga akhir lapangan, dan kami akan mencoba,” terang Pep Guardiola.
”Jelas 3-0 lebih baik daripada 4-0. Hasil yang sulit. Kita tidak bisa menyangkalnya. Kualitas yang mereka miliki dengan Valverde, hasil yang sulit. Enam hari, kami akan memulihkan diri dan kami akan mencoba lagi,” lanjut dia.
Guardiola juga merasa bahwa performa timnya sebenarnya tidak seburuk yang tercermin dari skor akhir pertandingan.
”Saya merasa bahwa kami lebih baik dari yang ditunjukkan oleh hasil akhir... Tapi hasilnya sudah jelas. Kami punya waktu satu minggu dan kemudian kami akan bertemu mereka di Etihad. Sekarang kami memulihkan diri secara mental dan fisik dan akan pergi ke West Ham,” ujar Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menekankan bahwa bermain di kandang sendiri bisa memberikan energi tambahan bagi timnya di leg kedua nanti.
”Kita lihat saja nanti. Kita akan bersama orang-orang kita, saya cukup yakin mereka akan datang dan dalam sepak bola kita tidak pernah tahu. Kita akan mencoba,” terang Pep Guardiola.
Dengan defisit tiga gol, Manchester City memang menghadapi tugas yang sangat berat. Namun seperti yang dikatakan Guardiola, dalam sepak bola segalanya selalu mungkin terutama ketika pertandingan berikutnya akan berlangsung di Etihad Stadium.