JawaPos.com–Mikel Arteta berikan alasan Arsenal kerap kesulitan meraih clean sheet jelang menghadapi Brighton di Liga Inggris pekan ke-29. Laga tersebut bakal dimainkan di ALEX Stadium, Kamis (5/3).
Arsenal kerap kebobolan dalam empat pertandingan terakhir di Liga Inggris. Padahal sebelumnya, mereka bisa meraih clean sheet dalam dua laga beruntun melawan Leeds United dan Sunderland.
Menurut Mikel Arteta, Arsenal selalu kebobolan gol yang sulit dari lawannya. Meskipun demikian, dia tetap berusaha untuk membawa timnya tidak kebobolan gol pada laga lanjutan liga Inggris.
Baca Juga: Atletico Madrid ke Final Piala Raja meski Takluk 0-3 dari Barcelona
”Saya pikir ada momen-momen sepanjang musim di mana jenis gol yang kami kebobolan akhir-akhir ini tidak biasa bagi kami. Seperti yang selalu saya katakan, kami ingin melakukan yang terbaik, tetapi ada juga lawan yang sangat bagus dan memiliki banyak kekuatan, atau mereka melakukan hal-hal yang tidak Anda duga,” ucap Mikel Arteta saat jumpa pers yang dikutip laman resmi Arsenal, Rabu (4/3).
Jelang menghadapi Brighton, Arteta menyebutkan bahwa mereka adalah salah satu tim bagus di Liga Inggris. Menurut dia, tim asuhan Fabian Hurzeler selalu bisa menerapkan gaya permainan yang cocok dengan para pemain.
”Tim yang sangat, sangat bagus. Cara mereka dilatih juga. Mereka memiliki rekam jejak bertahun-tahun dengan gaya yang sangat mirip dan pemain yang sangat cocok, apa yang ingin mereka lakukan, mereka benar-benar percaya pada apa yang mereka lakukan. Jadi, selalu menjadi lawan yang sangat tangguh,” kata Arteta.
Baca Juga: Liverpool Takluk 1-2 ketika Bertandang ke Markas Wolves
Untuk laga nanti, Declan Rice sudah dalam kondisi terbaiknya. ”Saya harap begitu. Dia jauh lebih baik hari ini. Jelas, kami belum benar-benar berlatih karena kami hanya punya dua hari untuk mempersiapkan pertandingan. Jadi, mudah-mudahan, besok akan lebih baik,” jelas Arteta.
Sementara Martin Odegaard, Arteta masih harus menunggu apakah dia nyaman untuk bermain di laga itu. ”Ya, kita harus menunggu dan melihat seberapa nyaman dia melakukan tindakan tertentu,” tandas pelatih asal Spanyol tersebut.