← Beranda
Reaksi Dembele Usai Raih Ballon d’Or 2025: Bukan Tujuan Utama Saya
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 23 September 2025 | 20.12 WIB
Reaksi Dembele Usai Raih Ballon d’Or 2025: Bukan Tujuan Utama Saya

JawaPos.com - Paris Saint-Germain akhirnya punya pemain yang berdiri di panggung tertinggi sepak bola dunia. Ousmane Dembele dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2025 pada Senin (22/9) malam, setelah tampil luar biasa musim lalu dan membawa PSG meraih Liga Champions pertama mereka dalam sejarah. 

Sementara itu, Aitana Bonmati dari Spanyol melanjutkan dominasinya di sepak bola wanita dengan memenangi penghargaan untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Bagi Dembele, yang kini berusia 28 tahun, trofi ini terasa istimewa. Ia berhasil mengalahkan talenta muda Barcelona, Lamine Yamal, sekaligus menggantikan posisi Rodri—pemenang edisi 2024. 

Baca Juga: Ousmane Dembele Raih Ballon d'Or 2025, Ini Pidato Penuh Emosi dan Terima Kasihnya

Gelar ini juga menambah warna baru dalam daftar panjang peraih Ballon d’Or yang sebelumnya lebih sering didominasi oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Musim lalu, Dembele menjelma jadi mesin gol. Total 35 gol ia cetak di semua kompetisi. PSG pun menyapu bersih gelar domestik—Ligue 1 dan Coupe de France—serta menutup musim dengan kemenangan bersejarah di Liga Champions. 

Setelah kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid, Dembele digeser ke posisi penyerang tengah oleh Luis Enrique, dan perubahan itu terbukti sukses besar. Bahkan, di final Liga Champions di Munich, ia memimpin PSG menghantam Inter Milan 5-0.

Baca Juga: Ousmane Dembele Raih Ballon d’Or 2025 Usai Tampil Gemilang Bersama Paris Saint-Germain

Saat naik ke panggung Theatre du Chatelet di Paris, Dembele tampak emosional. “Saya benar-benar tak bisa berkata-kata. Musim yang luar biasa bersama PSG,” ujarnya penuh haru. 

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada sang pelatih. “Luis Enrique sudah seperti ayah bagi saya,” tambahnya.

Meski memegang trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola, Dembele menegaskan bahwa ini adalah hasil kerja tim. “Ini adalah trofi individu, tetapi sebenarnya kolektiflah yang memenangkannya,” tegasnya. 

Ia pun menekankan bahwa penghargaan ini bukan tujuan utamanya. “Ballon d’Or sebenarnya bukan tujuan utama saya dalam karier, tetapi saya bekerja keras untuk tim agar bisa memenangkan Liga Champions.”

Di sisi lain, Yamal tetap membawa pulang Kopa Trophy untuk pemain U-21 terbaik, gelar yang ia menangkan untuk kedua kalinya secara beruntun. 

Wonderkid berusia 18 tahun itu memang pernah berbagi ruang ganti dengan Dembele di Barcelona pada 2023, sebelum karier keduanya berpisah jalur.

Menariknya, Dembele menerima penghargaan ini di saat PSG justru sedang bertanding melawan Marseille di Ligue 1. Laga tersebut sempat tertunda sehari karena cuaca buruk di Prancis selatan, sehingga berlangsung bertepatan dengan malam gala Ballon d’Or.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho