← Beranda
Prabowo-Sandi Sepakati Hal Ini dengan PBNU
Imam Solehudin• Jumat, 17 Agustus 2018 | 03.03 WIB
Capres-cawapres kubu oposisi, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ketika bersilaturahmi dengan Ketum PBNU, Said Aqil Siradj di Jakarta Pusat, Kamis (16/8).

JawaPos.com - Bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Salah satu yang dibahas terkait permasalahan ekonomi bangsa.


Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam itu, mereka sepakat untuk bahwa masalah kemiskinan masih menjadi perhatian khusus di Indonesia. Khususnya mengenai kesenjangan ekonomi antara konglomerat dengan kelompok yang tergolong miskin.


"Kita bahas secara komprehensif, secara menyeluruh, secara terbuka dan akhirnya kita ada pertemuan meeting of mind (penuntasan kemiskinan dan kesenjangan sosial)," kata Prabowo di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (16/8).


Selain menemukan kecocokan soal permasalahan ekonomi, kedua belah pihak pun sepakat berjanji melaksanakan demokrasi dengan baik. Sebaliknya, Prabowo-Sandi akan menyajikan kontestasi demokrasi yang sejuk.


"Kita ingin melaksanakan demokrasi dewasa, yang benar benar mencerminkan kedaulatan rakyat," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj sepakat dengan pernyataan mantan Danjen Kopasus itu. Terutama soal penuntasan kemiskinan dan menampilkan demokrasi yang beradab.


"Bagaimana meningkatkan martabat bangssa ini, menghilangkan kemiskinan, menggerakan masyarakat, dan mensolidkan persatuan dan kesatuan negera ini," pungkasnya.

EDITOR: Imam Solehudin