← Beranda
OSO Kaget Dengar Nasib Mahyudin di MPR
Imam Solehudin• Senin, 19 Maret 2018 | 20.22 WIB
Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang. OSO-sapaan akrabnya- terkejut dengan rencana Golkar mengganti Mahyudin sebagai Wakil Ketua MPR

JawaPos.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawratan Rakyat (MPR), Oesman Sapta Odang (OSO) terkejut dengan kabar rekan sejawatnya, Mahyudin.


OSO tak menyangka jika Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto bakal mengganti Mahyudin dari posisinya sebagai Wakil Ketua MPR.


"Saya belum denger nih. Baru aja saya dari Kalimantan kan. Makanya ini saya kaget ada pergantian," kata OSO di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/3).


Informasi yang dihimpun, Mahyudin digantikan Titiek Soeharto.


Menurut OSO, sebagai koleganya di gedung parlemen, dirinya mengenal Mahyudin sebagai pribadi yang santun. "Mahyudin orangnya baik kok," ungkapnya.


Kendati demikian, OSO menegaskan, pihaknya tidak akan mencampuri urusan partai Golkar terkait wacana pergantian kursi pimpinan MPR.


"Pergantian kursi MPR merupakan wewenang sepenuhnya partai yang bersangkutan. Kita gak berhak mencampuri intern partai masing-masing. Jadi kalau partai menarik atau mengusulkan itu haknya partai," pungkasnya.


Sebagai informasi, kala Pelantikan Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG), Airlangga mengusulkan Titiek Soeharto sebagai Wakil Ketua MPR menggantikan Mahyudin.


Sementara itu, Mahyudin secara tegas menolak usulan tersebut. Pasalnya, pergantian pimpinan MPR itu dinilai tidak sejalan dengan mekanisme yang diatur dalam UU nomor 17 Tahun 2014, tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).


Diketahui, pada pasal 17 mengatakan bahwa mekanisme penggantian pimpinan MPR hanya apabila seseorang meninggal, mengundurkan diri atau diberhentikan.

EDITOR: Imam Solehudin