← Beranda
Ramaikan Antusiasme Piala Dunia U-17, Disabilitas di Surabaya Buat Batik Motif Sulo dan Bolo
Tania Sani Achmad AminJumat, 3 November 2023 | 19.39 WIB
Proses mewarnai batik yang akan dijadikan suvenir Piala Dunia U-17. (Radar Surabaya)

JawaPos.com – Antusiasme menyambut Piala Dunia U-17 dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, salah satunya masyarakat Surabaya.

Salah satu bentuk antusiasme tersebut adalah dengan pembuatan suvenir khas Surabaya oleh kelompok UMKM, yaitu batik.

Menariknya, batik dengan motif logo Sulo dan Bolo itu merupakan karya para penyandang disabilitas.

Puluhan penyandang disabilitas tersebut sangat telaten dalam membatik tulis maupun ciprat yang mengombinasikan dengan maskot lokal Sulo dan Bolo bermain bola.

Batik-batik tersebut nantinya akan dibuat menjadi baju dan syal untuk dijual kepada pengunjung yang ingin menyaksikan Piala Dunia U-17 di Surabaya.

Harga yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga Rp200 ribu per lembar.

Salah satu pembatik, Faisol, mengungkapkan bahwa dia baru pertama kali membuat batik untuk event dunia sepak bola.

Pastinya bagi Faisol kegiatan yang dia lakukan merupakan hal yang baru untuknya, apalagi ikut terlibat dalam memeriahkan Piala Dunia U-17.

Karya batik tersebut diharapkan dapat dilirik oleh masyarakat luas, terutama dari mancanegara.

Faisol yang menyandang tuna wicara tentunya tak sendiri dalam proses pembuatan batik tersebut. Ada sekitar 21 orang penyandang disabilitas lainya yang tergabung di dalam UMKM kawasan Sidomulyo V Surabaya.

Pemilik UMKM tersebut, Muta’alliqu Rusydina atau yang akrab disapa Mita, mengaku bahwa dia sudah membina para penyandang disabilitas selama setahun lebih.

Mereka rata-rata sudah mempunyai keahlian, baik menggambar maupun menjahit. “Rata-rata mereka sudah ada yang bisa secara otodidak. Tinggal kita ajari lebih dalam,” ucap Mita.

EDITOR: Edi Yulianto