JawaPos.com - Sepertinya tensi politik di Ibu Kota Jakarta begitu panas. Saking panasnya, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya pun harus menambah kekuatan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan sosial pada pesta demokrasi tersebut.
Hal itu ditunjukan dengan dikirimnya 200 personel Brimob Polda Kepri ke DKI Jakarta, Selasa (7/2). "Ini untuk membantu pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta di tahun ini," kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (8/2).
Dalam pengamanan Pilkada ini, Sam personel Brimob agar selalu siaga dalam situasi dan kondisi apapun. Sebab isu kecil bisa menjadi pemicu konflik sosial di Jakarta. Selain itu Sam mengingatkan bahwa politik adu dompa, yang mungkin akan terjadi dalam pilkada DKI. Sehingga hal ini bisa memecah belah kesatuan bangsa dan negara.
"Keamanan DKI Jakarta harus jadi prioritas. Bukan hanya karena Jakarta, sebagai ibu kota negara. Tapi keamanan daerah itu (Jakarta), sangat berpangaruh luas, baik segi sosial, politik, ekonomi," ungkapnya.
Menurutnya, keamanan DKI Jakarta sangat penting, sehingga pimpinan Polri mengerahkan pasukan dalam skala besar. Agar Pilkada DKI Jakarta bisa berjalan lancar, damai dan tenang. "Polda Kepri mendapatkan kepercayaan dari pimpinan Polri (Kapolri,red), untuk BKO Polda Metro Jaya. Kepercayaan ini harus dibayar dengan pelaksanaan tugas yang baik," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga menambahkan, ratusan personel ini akan berada di Jakarta hingga berakhirnya Pilkada," katanya singkat. (ska/iil/JPG)