← Beranda
Kenali Perbedaan Ban Tubeless vs Ban Biasa Jangan Asal Pakai
Dony Lesmana Eko PutraSenin, 14 September 2026 | 21.01 WIB
Ban tubeless kena paku

JawaPos.com - Tak sedikit yang belum paham perbedaan antara ban tubeless dengan ban botor biasa. Bagi mereka yang belum paham hal ini bisa menjadi masalah terkait plus minus kedua jenis ban.

Karena ban motor merupakan salah satu komponen yang paling penting dalam menghadapi jalanan macet, berlubang, sampai perjalanan jarak jauh.

Tak perlu bingung menentukan pilihan antara ban tubeless atau biasa karena keduanya terlihat mirip, kenali karakter dan keuntungannya cukup berbeda.

Secara garis besar perbedaan hanya masalah harga akan tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan, keamanan, hingga biaya perawatan dalam jangka panjang.

Agar bisa menentukan pilihan ketahui perbedaan ban tubeless vs ban biasa.

Perbedaan Ban Tubeless dan Ban Biasa

Konstruksi Ban

Ban tubeless tanpa menggunakan ban dalam karena udara langsung tersimpan di dalam ban dan velg. Sedangkan ban biasa masih membutuhkan ban dalam sebagai tempat menampung udara sehingga komponennya lebih banyak.

Ketahanan Saat Bocor

Pemakaian ban tubeless lebih aman saat terkena benda tajam karena udara keluar secara perlahan sehingga motor masih tetap bisa dikendalikan. Daya tahannya juga lebih baik dengan usia pakai sekitar 1-2 tahun atau jarak tempuh 40.000-50.000 km dalam pemakaian normal.

Namun berbeda dengan ban biasa yang biasanya langsung kempis saat ban dalam tertusuk benda tajam dan cenderung lebih cepat aus, dengan usia pakai rata-rata sekitar 1 tahun atau jarak tempuh 20.000-30.000 km tergantung kondisi penggunaan dan medan jalan.

Bobot Ban

Pada ban tubeless umumnya memiliki bobot lebih berat dibanding ban biasa karena memiliki lapisan liner karet khusus yang lebih tebal untuk menjaga udara tidak mudah keluar.

Sebagai gambaran ban tubeless ukuran 80/90-14 rata-rata berbobot sekitar 2,8 kg untuk ban depan dan 3,4 kg untuk ban belakang. 

Sedangkan pada ban biasa terasa lebih ringan karena konstruksinya lebih sederhana dan masih menggunakan ban dalam, dengan total bobot sekitar 2,4 kg untuk ban depan dan 3 kg untuk ban belakang pada ukuran yang sama.

Proses Perbaikan

Saat bocor, ban tubeless biasanya lebih mudah ditambal tanpa perlu melepas roda yang terlalu rumit. Sementara ban biasa memerlukan pembongkaran dan pengecekan ban dalam terlebih dahulu yang memakan waktu lebih lama.

Harga dan Biaya Perawatan

Seperti diketahui harga ban tubeless relatif lebih mahal dibanding ban biasa, dengan kisaran mulai 150 ribu hingga 700 ribu tergantung merek dan ukuran.

Sedangkan ban biasa berada di rentang 120 ribu hingga 300 ribuan. Meski begitu, biaya perawatan ban tubeless sering dianggap lebih praktis karena risiko bocor mendadak lebih kecil.

Jenis Velg yang Digunakan

Ban tubeless biasanya dipasang pada velg racing karena lebih rapat menahan udara, seperti pada motor Honda Vario 125, PCX 160, hingga CBR150R. Hampir semua motor keluaran baru, baik matic, cub, maupun sport, sudah menggunakan ban ini karena tidak memakai ban dalam.

Sedangkan ban biasa juga masih sering digunakan pada velg jari-jari dengan ban dalam, contohnya Honda Supra X 125, CRF150L, atau beberapa motor trail dan motor bebek generasi lama lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Ban Tubeless

Ban tubeless semakin banyak digunakan pada motor modern karena dianggap lebih praktis dan aman untuk penggunaan harian. Namun  bukan berarti ban jenis ini selalu cocok untuk semua kebutuhan karena tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

Kelebihan Ban Tubeless

Lebih aman karena udara tidak langsung habis saat terkena paku atau benda tajam. Proses tambal ban lebih cepat dan praktis dan daya tahan ban umumnya lebih baik karena material lebih tebal.

Cocok untuk penggunaan harian dan perjalanan jarak jauh. Serta traksi dan stabilitas motor terasa lebih baik di berbagai kondisi jalan.

Kekurangan Ban Tubeless

Harga ban lebih mahal dibanding ban biasa dan berat ban lebih berat sehingga sedikit memengaruhi performa tertentu. Akan tetapi tTidak semua velg cocok menggunakan ban tubeless.

Jika kerusakan cukup parah di bagian samping ban, biasanya sulit diperbaiki. Perlu pengecekan tekanan angin secara rutin agar performanya tetap optimal.

Ban tubeless maupun ban biasa sama-sama memiliki keunggulan masing-masing tergantung kebutuhan penggunaan motor. Bila Anda mengutamakan kepraktisan, keamanan, dan daya tahan, ban tubeless bisa menjadi pilihan yang lebih menguntungkan.

Akan tetapi, jika ingin biaya lebih ekonomis dan penggunaan standar harian, ban biasa juga masih layak digunakan. Agar kondisi ban motor tetap aman dan nyaman digunakan, pastikan selalu melakukan pengecekan rutin.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra