JawaPos.com - Memutar setir hingga mentok kanan atau kiri sering dilakukan saat parkir atau bermanuver di ruang sempit. Kebiasaan ini terlihat sepele, tetapi jika dilakukan terlalu sering dan setir dibiarkan dalam posisi mentok, sejumlah komponen sistem kemudi dan kaki-kaki mobil bisa bekerja lebih berat.
Bukan berarti memutar setir sampai mentok langsung membuat mobil rusak. Namun, kebiasaan menahan setir pada posisi paling ujung dalam waktu lama dapat meningkatkan beban pada beberapa komponen.
Berikut risiko yang perlu diperhatikan pengemudi.
1. Beban Sistem Power Steering Bertambah
Pada mobil dengan hydraulic power steering, menahan setir dalam posisi mentok membuat tekanan pada sistem power steering meningkat. Jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, pompa power steering dapat bekerja lebih berat.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi mempercepat keausan komponen. Karena itu, setelah roda mencapai posisi maksimal, sebaiknya jangan terus menahan setir.
2. Pompa Power Steering Bisa Lebih Cepat Aus
Sistem power steering hidraulis menggunakan pompa untuk membantu pengemudi memutar roda kemudi. Ketika setir ditahan sampai mentok, tekanan sistem dapat meningkat secara signifikan.
Jika dilakukan terus-menerus, kerja pompa menjadi lebih berat dan berpotensi memperpendek usia pakainya. Gejala seperti suara dengung ketika setir diputar, setir terasa berat atau muncul kebocoran cairan power steering perlu segera diperiksa.
3. Komponen Kaki-Kaki Mendapat Beban Lebih Besar
Ketika roda depan berada pada sudut maksimum, beberapa komponen kemudi dan kaki-kaki bekerja pada posisi yang ekstrem. Kebiasaan melakukan manuver dengan setir mentok secara agresif dapat memberikan beban tambahan pada tie rod, ball joint, rack steer dan komponen terkait lainnya.
Komponen tersebut memang dirancang untuk bekerja saat kendaraan berbelok, tetapi penggunaan yang kasar dan berulang dapat mempercepat keausan.
4. Ban Lebih Cepat Mengalami Keausan
Memutar setir hingga mentok saat mobil hampir atau benar-benar berhenti membuat ban harus bergeser terhadap permukaan jalan. Kondisi ini meningkatkan gesekan antara ban dan aspal.
Jika terlalu sering dilakukan, keausan ban bisa menjadi lebih cepat, terutama pada ban depan. Karena itu, saat parkir, usahakan kendaraan bergerak perlahan ketika setir diputar.
5. Beban pada Sistem Kemudi Meningkat
Pada posisi setir mentok, sistem kemudi bekerja mendekati batas pergerakannya. Menahan setir di posisi tersebut dalam waktu lama tidak memberikan keuntungan bagi kendaraan.
Kebiasaan sederhana yang lebih baik adalah segera mengendurkan sedikit setir setelah roda mencapai posisi maksimal.
Bagaimana dengan Mobil yang Menggunakan Electric Power Steering?
Mobil modern banyak menggunakan Electric Power Steering (EPS) yang bekerja dengan motor listrik, bukan pompa hidraulis. Meski tidak memiliki pompa power steering hidraulis, bukan berarti setir boleh terus ditahan sampai mentok.
Sistem EPS tetap bekerja memberikan bantuan ketika setir diputar, sehingga penggunaan secara kasar dan berulang tetap sebaiknya dihindari.
Pada kondisi tertentu, sistem EPS juga dapat mengurangi bantuan untuk mencegah motor listrik mengalami panas berlebih.
Apakah Memutar Setir Sampai Mentok Langsung Merusak Mobil?
Tidak selalu. Memutar setir sampai mentok sesekali saat parkir atau melakukan manuver merupakan bagian dari penggunaan kendaraan.
Yang perlu dihindari adalah menahan setir pada posisi mentok terlalu lama dan melakukannya secara kasar atau berulang-ulang.
Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan beban pada sistem kemudi, power steering dan sejumlah komponen kaki-kaki.
Tips Aman Saat Memutar Setir
Agar sistem kemudi dan kaki-kaki lebih awet, pengemudi bisa menerapkan beberapa kebiasaan sederhana:
- Hindari menahan setir di posisi mentok terlalu lama.
- Saat parkir, putar setir sambil kendaraan bergerak perlahan.
- Jangan memutar setir secara agresif ketika mobil dalam kondisi diam.
- Periksa kondisi ban dan tekanan angin secara rutin.
- Segera periksa mobil jika muncul suara aneh ketika setir diputar.
- Lakukan servis sistem kemudi dan kaki-kaki sesuai rekomendasi pabrikan.
Memutar setir sampai mentok bukan kebiasaan yang langsung menyebabkan kerusakan, tetapi terlalu sering menahan setir pada posisi tersebut dapat meningkatkan beban kerja sistem kemudi dan beberapa komponen kendaraan.
Kebiasaan paling aman adalah memutar setir secara perlahan dan tidak menahannya terlalu lama ketika sudah mencapai batas maksimal. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga power steering, sistem kemudi, ban dan kaki-kaki mobil tetap bekerja optimal.