← Beranda
Tren Mobil Listrik dan SUV Dongkrak Permintaan Ban Khusus, Penjualan Ban di RI Melonjak Dua Digit
Rian Alfianto• Selasa, 4 Agustus 2026 | 21.03 WIB
Ilustrasi mobil listrik membutuhkan ban khusus. (Istimewa).

JawaPos.com - Mobil listrik, SUV, hingga kendaraan niaga mendorong perubahan kebutuhan ban di Indonesia. Produsen ban kini tak lagi mengandalkan satu jenis produk untuk semua kendaraan, melainkan menghadirkan ban yang dirancang sesuai karakter masing-masing kendaraan.

Pergeseran tren tersebut ikut mengangkat pertumbuhan penjualan ban sepanjang semester pertama 2026.

Perubahan peta industri otomotif nasional berdampak langsung pada industri ban. Seiring meningkatnya penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), SUV, dan kendaraan niaga, kebutuhan terhadap ban dengan spesifikasi khusus juga ikut meningkat.

Kondisi tersebut tercermin dari kinerja PT Hankook Tire Sales Indonesia yang membukukan pertumbuhan bisnis dua digit pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan ban untuk kendaraan penumpang (Passenger Car Radial/PCR) maupun kendaraan niaga (Truck & Bus Radial/TBR) sama-sama mengalami peningkatan signifikan.

Perusahaan menilai tren tersebut sejalan dengan perkembangan industri otomotif Indonesia yang semakin mengarah pada kendaraan dengan karakteristik berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang lebih spesifik.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan secara wholesales pada semester pertama 2026 tumbuh 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, penjualan kendaraan listrik melonjak lebih dari 80 persen, diikuti meningkatnya permintaan SUV dan kendaraan komersial.

President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi, mengatakan pertumbuhan perusahaan bukan semata-mata mengikuti momentum pasar, tetapi juga didukung strategi menghadirkan ban sesuai kebutuhan setiap jenis kendaraan.

"Kendaraan listrik, SUV, maupun kendaraan niaga memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang berbeda pula. Karena itu kami percaya bahwa 'the right tire for the right vehicle' bukan sekadar semangat yang kami bawa, namun pendekatan yang mampu memberikan keselamatan, efisiensi, dan performa optimal bagi setiap kendaraan," ujar Choi melalui keterangannya.

Mobil Listrik Butuh Ban Berbeda

Salah satu perubahan terbesar datang dari pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat di Indonesia. Berbeda dengan mobil bermesin konvensional, kendaraan listrik memiliki bobot lebih besar karena baterai, torsi instan, serta membutuhkan tingkat kebisingan yang lebih rendah.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Hankook mengembangkan lini ban khusus kendaraan listrik, iON. Ban ini dirancang memiliki daya dukung terhadap bobot kendaraan yang lebih berat, hambatan gulir (rolling resistance) lebih rendah guna meningkatkan efisiensi energi, serta mampu meredam kebisingan saat berkendara.

Hingga awal 2026, lini iON tersedia dalam ukuran 16 hingga 21 inci yang dapat digunakan pada mobil penumpang maupun SUV listrik.

Di sisi lain, meningkatnya popularitas SUV juga mendorong permintaan ban dengan karakter penggunaan yang beragam, mulai dari kebutuhan berkendara di jalan perkotaan hingga lintasan off-road.

Untuk segmen tersebut, perusahaan memperluas lini Dynapro yang tersedia dalam ukuran 14 hingga 22 inci. Sebagian besar produk Dynapro diproduksi di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan untuk pasar domestik.

Segmen Kendaraan Niaga Ikut Bertumbuh

Tidak hanya kendaraan penumpang, permintaan ban untuk kendaraan niaga juga meningkat seiring bertambahnya aktivitas logistik, pertambangan, kehutanan, hingga transportasi publik.

Pada semester pertama 2026, bisnis Truck & Bus Radial (TBR) perusahaan juga mencatatkan pertumbuhan dua digit sebesar 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Portofolio ban untuk sektor ini mencakup produk yang dirancang sesuai kebutuhan operasional, mulai dari distribusi logistik, pertambangan, hingga armada bus listrik.

Selain produk, perusahaan juga menawarkan layanan pendampingan teknis melalui Fleet Solution Service Program yang meliputi pelatihan manajemen ban, inspeksi berkala, konsultasi teknis, hingga preventive maintenance untuk membantu operator armada menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas.

Meski demikian, di tengah semakin banyaknya pilihan kendaraan, perusahaan menilai edukasi kepada konsumen menjadi faktor penting agar penggunaan ban sesuai dengan karakter kendaraan.

Berbagai kegiatan seperti uji performa, driving experience, hingga kampanye digital dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai pengaruh pemilihan ban terhadap keselamatan, efisiensi energi maupun bahan bakar, kenyamanan berkendara, serta biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.

"Kami tidak hanya ingin menjual ban, tetapi juga membangun pemahaman bahwa penggunaan ban yang tepat akan mempengaruhi keselamatan, efisiensi bahan bakar atau energi, kenyamanan berkendara, hingga biaya kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dalam jangka panjang. Edukasi akan terus menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan kami yang sama pentingnya dengan inovasi produk," kata Choi.

Memasuki semester kedua 2026, perusahaan menyatakan akan melanjutkan pengembangan portofolio ban, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan kegiatan yang melibatkan konsumen melalui program test drive, driving experience, dan kolaborasi dengan komunitas otomotif. Salah satu produk yang dipersiapkan meluncur adalah generasi terbaru ban premium Ventus evo K137.

Menutup pernyataannya, Choi menegaskan transformasi industri otomotif akan terus berlangsung sehingga kebutuhan konsumen terhadap ban diperkirakan semakin spesifik.

"Transformasi industri otomotif akan terus berlangsung, dan kebutuhan konsumen akan semakin spesifik. Karena itu kami akan terus berinvestasi pada inovasi, edukasi, penguatan jaringan distribusi, serta pengembangan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Kami percaya strategi 'the right tire for the right vehicle' akan menjadi fondasi pertumbuhan Hankook dalam jangka panjang," tutupnya.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra