JawaPos.com - Banyak pengemudi terbiasa memutar stir mobil hingga mentok saat parkir atau berbelok di jalan sempit. Kebiasaan ini memang terlihat normal, tetapi jika sering dilakukan dan ditahan beberapa detik, dapat mempercepat kerusakan sistem kemudi.
Stir bekerja bersama power steering, rack steer, dan komponen suspensi. Karena itu, penggunaan yang kurang tepat bisa membuat performa kemudi menurun dan biaya perawatan menjadi lebih mahal.
Apa yang Dimaksud Stir Sampai Mentok?
Stir mentok adalah kondisi ketika setir diputar hingga batas maksimal ke kiri atau kanan. Posisi ini umumnya terjadi saat parkir, putar balik, atau bermanuver di ruang sempit.
Yang perlu dihindari adalah menahan stir tetap berada di posisi mentok dalam waktu beberapa detik. Kondisi tersebut membuat sistem kemudi bekerja pada beban paling tinggi.
Bahaya Membelokkan Stir Mobil Sampai Mentok
1. Membebani Power Steering
Pada mobil dengan power steering hidrolik maupun elektrik, posisi stir mentok membuat sistem bekerja pada tekanan maksimum. Jika terlalu sering dilakukan, pompa atau motor power steering bisa lebih cepat aus.
2. Mempercepat Kerusakan Rack Steer
Rack steer menerima beban paling besar saat stir diputar penuh. Kebiasaan ini dapat mempercepat keausan, memicu kebocoran, hingga membuat setir terasa berat atau tidak presisi.
3. Menimbulkan Bunyi Saat Berbelok
Suara dengung, decitan, atau bunyi kasar saat stir diputar penuh bisa menjadi tanda sistem kemudi bekerja terlalu keras. Jika dibiarkan, kerusakan dapat semakin parah.
4. Membebani Komponen Suspensi
Saat roda berada pada sudut belok maksimum, komponen seperti tie rod, ball joint, dan bushing menerima tekanan lebih besar. Dalam jangka panjang, komponen tersebut bisa lebih cepat aus.
5. Mengurangi Kenyamanan Berkendara
Stir yang sering dipaksa bekerja hingga mentok berpotensi menjadi lebih berat, kurang responsif, bahkan menimbulkan getaran. Kondisi ini tentu memengaruhi kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.
Dampak Jangka Panjang
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, beberapa masalah yang bisa muncul antara lain:
- Power steering lebih cepat rusak.
- Kebocoran oli power steering (untuk sistem hidrolik).
- Rack steer cepat aus.Komponen suspensi lebih cepat mengalami kerusakan.
- Biaya servis dan perbaikan menjadi lebih besar.
Meski kerusakan tidak terjadi secara langsung, kebiasaan membelokkan stir hingga mentok secara terus-menerus dapat memperpendek usia komponen sistem kemudi. Sebaiknya hindari menahan stir di posisi mentok terlalu lama agar performa kemudi tetap optimal dan kendaraan lebih awet.