← Beranda
Sun V Resmi Masuk Indonesia, Mobil Listrik Mini SUV dengan Panel Surya Dibanderol Rp 150 Jutaan
Dony Lesmana Eko PutraSelasa, 2 Juni 2026 | 00.37 WIB
Sun V mobil listrik dengn solar panel. (Y.yogaputra)

 JawaPos.com - Pasar kendaraan listrik nasional kembali diramaikan oleh kehadiran merek baru. Sun V, mobil listrik bergaya mini SUV yang dikembangkan perusahaan asal China, Solarky Mobility Technologies Ltd, resmi dipasarkan di Indonesia dengan menawarkan teknologi yang terbilang unik di kelasnya.

Berbeda dengan kebanyakan kendaraan listrik yang mengandalkan pengisian daya dari sumber eksternal, Sun V dibekali panel surya yang terintegrasi di bagian atap kendaraan.

Teknologi tersebut diklaim mampu memberikan tambahan energi yang berkontribusi terhadap peningkatan jarak tempuh kendaraan.

Secara teknis, Sun V menggunakan motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang mampu menghasilkan tenaga hingga 15 kW dengan torsi puncak mencapai 85 Nm. Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 10,2 kWh.

Dengan kapasitas baterai tersebut, mobil ini memiliki daya jelajah sekitar 150 kilometer dalam sekali pengisian daya. Namun, kehadiran panel surya di atap kendaraan diklaim dapat memberikan tambahan jarak tempuh hingga sekitar 50 kilometer dalam kondisi tertentu, sehingga total jarak tempuhnya bisa mencapai 200 kilometer.

Keunikan lain dari Sun V terletak pada desain panel suryanya yang dapat diperluas saat kendaraan berada dalam posisi parkir untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari.

Setelah selesai digunakan, panel tersebut dapat dilipat kembali sehingga menyatu dengan desain atap kendaraan dan menyerupai roof rack yang lazim ditemukan pada kendaraan SUV.

Teknologi ini menjadi salah satu pembeda Sun V dibandingkan mobil listrik lain yang saat ini beredar di pasar Indonesia.

 Pemanfaatan energi matahari sebagai sumber daya tambahan dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan kendaraan, terutama di negara tropis dengan intensitas sinar matahari yang tinggi seperti Indonesia.

Dari sisi harga, Sun V dipasarkan dengan banderol sekitar Rp 159 juta, menjadikannya salah satu mobil listrik dengan harga relatif terjangkau di pasar nasional.

Menariknya, kendaraan ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tetapi juga akan dirakit secara lokal. Proses perakitan dilakukan oleh PT Mobil Anak Bangsa (MAB) melalui kerja sama dengan Solarky Mobility Technologies yang telah disepakati pada akhir 2025.

Perakitan lokal tersebut dijadwalkan berlangsung di fasilitas produksi MAB yang berlokasi di Demak, Jawa Tengah. Produksi akan disesuaikan dengan permintaan pasar dan jumlah pesanan yang diterima.

Kehadiran Sun V menambah pilihan kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia yang mencari mobil kompak untuk mobilitas perkotaan.

Selain menawarkan harga yang kompetitif, penggunaan panel surya sebagai sumber energi tambahan menjadi inovasi yang berpotensi menarik perhatian konsumen di tengah meningkatnya tren elektrifikasi kendaraan di Tanah Air.

Dengan semakin banyaknya model kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia, persaingan di segmen EV diperkirakan akan semakin menarik.

Sun V hadir membawa konsep berbeda yang memadukan kendaraan listrik dan pemanfaatan energi terbarukan dalam satu paket kendaraan perkotaan yang ringkas.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra