← Beranda
Waspada! Ini 7 Penyebab Keracunan AC Mobil, Bisa Picu Gangguan Pernapasan
Fatah ElhuseinKamis, 26 Maret 2026 | 19.54 WIB
Ilustrasi AC mobil. (astra-daihatsu.id)

JawaPos.com – AC mobil seharusnya memberikan kenyamanan dengan udara yang sejuk dan segar selama berkendara.

Namun, dalam kondisi tertentu, udara dari AC justru bisa membahayakan kesehatan jika terkontaminasi zat berbahaya.

Kasus yang sering disebut sebagai “keracunan AC mobil” ini bukan sekadar mitos. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari masalah teknis pada sistem AC hingga paparan zat kimia di dalam kabin kendaraan.

Jika dibiarkan, dampaknya bisa memicu gangguan pernapasan hingga keluhan kesehatan lainnya, bahkan bisa berakibat fatal.

Baca Juga: Pasutri di Aceh Ditemukan Tewas di Mobil Saat Istirahat Mudik di Pidie Jaya

Dilansir dari Daihatsu dan Auto2000, terdapat sejumlah penyebab keracunan AC mobil yang perlu diwaspadai oleh pengendara. Berikut tujuh penyebab yang perlu diketahui.

1. Kebocoran Freon AC

Freon merupakan zat pendingin utama dalam sistem AC mobil. Jika terjadi kebocoran, freon dapat bercampur dengan udara di dalam kabin.

Paparan freon dalam jangka waktu tertentu bisa menimbulkan gejala seperti pusing, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan.

Kondisi ini sering kali tidak disadari karena tidak selalu menimbulkan bau yang mencolok.

2. Filter Kabin Kotor

Filter kabin berfungsi menyaring udara sebelum masuk ke dalam mobil. Jika filter jarang dibersihkan atau diganti, kotoran akan menumpuk dan menjadi tempat berkembangnya bakteri serta mikroorganisme.

Baca Juga: Macet Horor Gilimanuk, Pemudik Turun dari Mobil dan Jalan Kaki hingga 10 kilometer

Udara yang dihasilkan AC mobil pun menjadi tidak sehat dan berisiko memicu alergi atau infeksi saluran pernapasan.

3. Jamur dan Bakteri di Saluran AC

Saluran AC yang lembap menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Mikroorganisme ini dapat terbawa bersama udara yang keluar dari AC dan terhirup oleh penumpang.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas pernapasan.

4. Asap Knalpot Masuk ke Kabin

Salah satu penyebab yang cukup berbahaya adalah masuknya gas buang kendaraan ke dalam kabin. Kebocoran pada sistem ventilasi atau mesin dapat memungkinkan asap knalpot masuk.

Gas seperti karbon monoksida dan nitrogen dioksida sangat berbahaya jika terhirup karena dapat menyebabkan keracunan serius.

Baca Juga: 6 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin ketika Cuaca Panas Ekstrem

5. Ventilasi Tidak Berfungsi Normal

Sistem ventilasi yang tidak bekerja dengan baik dapat menghambat sirkulasi udara di dalam mobil.

Akibatnya, udara kotor terperangkap di dalam kabin dan terus terhirup oleh pengemudi maupun penumpang. Kondisi ini memperbesar risiko paparan zat berbahaya.

6. Kerusakan Komponen AC

Kerusakan pada komponen AC, seperti evaporator atau blower, juga dapat memengaruhi kualitas udara di dalam mobil.

Komponen yang tidak berfungsi optimal dapat menyebabkan udara tidak tersaring dengan baik atau bahkan membawa partikel berbahaya ke dalam kabin.

7. Paparan Bahan Kimia di Dalam Kabin

Produk interior mobil seperti pengharum ruangan atau cairan pembersih dapat mengandung bahan kimia berbahaya, seperti formaldehida atau phthalate.

Baca Juga: 5 Kaca Film Mobil Terbaik Peredam Panas, Nomor 3 Bikin AC Mobil Kerja Santai!

Jika bercampur dengan udara dari AC, zat ini dapat terhirup dan memicu gangguan kesehatan, terutama jika digunakan secara berlebihan dalam ruang tertutup.

EDITOR: Bayu Putra