← Beranda
7 Tips Aman Membawa Bagasi di Atas Mobil saat Arus Balik Lebaran, Jangan Asal Tumpuk
Fatah ElhuseinKamis, 26 Maret 2026 | 14.38 WIB
Ilustrasi bagasi atas mobil. (Freepik)

JawaPos.com – Membawa barang di atas mobil kerap menjadi solusi saat ruang bagasi tidak lagi mencukupi, terutama ketika bepergian jarak jauh seperti mudik dan balik Lebaran.

Namun, langkah ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Penempatan barang di atap mobil berisiko mengganggu keseimbangan kendaraan jika tidak ditata dengan benar.

Selain itu, beban tambahan di bagian atas juga dapat memengaruhi aerodinamika dan kontrol mobil, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Karena itu, pengendara perlu memahami cara membawa bagasi di atas mobil dengan aman agar perjalanan tetap nyaman dan minim risiko.

Baca Juga: Jaga Kondisi Mobil Tetap Prima, 8 Rekomendasi Perawatan Mobil setelah Digunakan Mudik Jarak Jauh

Dilansir dari Suzuki dan Auto2000, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menaruh barang di roof box atau bagasi atas mobil.

Berikut tujuh tips yang bisa diterapkan bila Anda ingin menyimpan bagasi di atas mobil saat perjalanan jauh.

1. Gunakan Roof Box yang Sesuai Ukuran Mobil

Pemilihan roof box tidak boleh dilakukan asal-asalan. Pastikan ukuran dan kapasitasnya sesuai dengan jenis mobil yang Anda gunakan.

Roof box yang terlalu besar bisa mengganggu aerodinamika, sementara yang terlalu kecil membuat barang tidak tertata dengan baik.

Material roof boxjuga perlu diperhatikan. Pilih yang kokoh dan tahan cuaca agar mampu melindungi barang selama perjalanan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Tidur di Mobil Bisa Berujung Maut, Ini Penjelasan Dokter soal Gas CO

2. Perhatikan Batas Maksimal Beban Roof Box

Setiap roof box memiliki kapasitas beban yang sudah ditentukan. Melebihi batas tersebut tidak hanya berisiko merusak roof box, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas kendaraan.

Beban yang terlalu berat di bagian atas membuat mobil lebih mudah limbung, terutama saat menikung atau terkena angin kencang.

3. Susun Barang Secara Seimbang

Penataan barang menjadi faktor krusial saat menggunakan roof box. Distribusi berat harus merata agar tidak terjadi ketimpangan.

Barang yang lebih berat sebaiknya diletakkan di bagian bawah, sementara yang ringan di atas.

Hindari menumpuk barang terlalu tinggi karena dapat meningkatkan risiko pergeseran saat mobil melaju.

Baca Juga: Detik-Detik BYD M6 Nyemplung ke Kolam Bundaran HI, Mobil Ringsek Parah! Simak Kronologinya

4. Gunakan Pengikat yang Kuat

Penggunaan tali pengikat yang kuat sangat penting untuk menjaga posisi barang tetap stabil di roof box.

Tali jenis ratchet atau cam strap lebih disarankan karena memiliki daya cengkeram yang baik. Pastikan ikatan tidak longgar, namun juga tidak terlalu ketat hingga merusak barang.

5. Perhatikan Penambahan Tinggi Kendaraan

Menaruh barang di atas mobil otomatis akan menambah tinggi kendaraan. Hal ini sering luput dari perhatian pengendara.

Pastikan selalu memperhitungkan tinggi tambahan tersebut, terutama saat melewati portal, jembatan rendah, atau area parkir dengan batas ketinggian tertentu.

6. Berkendara dengan Stabil

Gaya berkendara perlu disesuaikan saat membawa beban di atap mobil. Hindari akselerasi mendadak, pengereman tiba-tiba, maupun manuver tajam.

Baca Juga: Pasutri di Aceh Ditemukan Tewas di Mobil Saat Istirahat Mudik di Pidie Jaya

Beban di atas akan mengubah titik gravitasi kendaraan, sehingga mobil menjadi lebih sensitif terhadap gerakan ekstrem.

7. Periksa Bagasi Secara Berkala

Dalam perjalanan jauh, penting untuk melakukan pengecekan secara berkala. Berhenti sejenak setelah beberapa kilometer untuk memastikan barang tetap pada posisinya.

Periksa juga kondisi tali pengikat apakah masih kencang atau mulai kendur. Langkah ini sederhana, tetapi sangat penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.

EDITOR: Bayu Putra