JawaPos.com - Nama Bank Mandiri kembali menjadi sorotan, usai muncul video yang menunjukkan penurunan logonya di salah satu gedung bank tersebut di Jakarta Pusat.
Netizen pun langsung ramai, dan sebagian mengaitkan tindakan itu dengan isu pemblokiran rekening koordinator aksi demo asal Kabupaten Pati.
Rekaman itu ramai diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pekerja berada di sekitar bagian depan gedung saat logo Bank Mandiri diturunkan.
Video tersebut viral di tengah sorotan publik terhadap Bank Mandiri terkait pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Baca Juga: Rekening Donasi Aksi AMPB Terblokir Rp 80 Juta, Begini Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Sebelumnya, Supriyono mengaku rekening Bank Mandiri miliknya tidak dapat digunakan saat berada di Jakarta, untuk mendampingi dan mengoordinasikan massa aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/8).
Viralnya video penurunan logo tersebut pun memunculkan beragam spekulasi di media sosial. Salah satunya akun @ayu.yunira91 yang menulis, “Takut digruduk massa kayanya.”
Selain itu, akun @nawan_hernandez turut berkomentar, “Emang klo di copot para pendemo gak tau gitu gedung @bankmandiri yang mana…”
Komentar menohok dituliskan akun @iriel.ar89 dengan menuliskan, “Yang raib tidak hanya logo @bankmandiri nya saja, tidak lama gedung di pusat dan setiap cabang paling juga akan ikut raib, lihat saja lha wong baru beberapa hari blokir nasabah saham langsung terjun bebas,”
Sementara itu, akun @_virga.sevira mengungkapkan pandangan berbeda. Ia menulis, “Perampasan asset sudah di lakukan oleh apparat dan justru yang dirampas asset masyarakat.”
Baca Juga: Bukan Diblokir, Penyidik Polda Metro Jaya Minta Penundaan Transaksi Rekening Koordinator AMPB
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari pihak Bank Mandiri atas langkah penurunan logo tersebut.
JawaPos.com sudah berupaya meminta konfirmasi ke Bank Mandiri, tetapi belum mendapat respons.