← Beranda
66 Ribu Prajurit TNI Siaga Karhutla, 15.740 Personel Sudah Turun Padamkan Api
Syahrul YunizarSabtu, 22 Agustus 2026 | 22.46 WIB
Prajurit TNI melakukan pemadaman karhutla. Saat ini puluhan ribu prajurit disiagakan dan belasan ribu telah dikerahkan untuk memadamkan api. (TNI)

JawaPos.com - Mabes TNI menyatakan 66.510 prajurit saat ini dalam kondisi siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebanyak 15.740 diantaranya bahkan sudah bergerak melakukan pemadaman api di sejumlah wilayah.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menyampaikan bahwa instansinya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

Karena itu, sebanyak 66.510 prajurit TNI disiagakan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Baca Juga: Prabowo Tunjuk Seluruh Pejabat Utama TNI-Polri Tangani Karhutla Kalimantan

Langkah itu merupakan bentuk kesiapan TNI membantu pemerintah dalam menjaga keamanan, keselamatan masyarakat.

”Dari kekuatan 66.510 personel yang disiagakan tersebut, sebanyak 16.740 personel dikerahkan untuk menangani karhutla di sejumlah wilayah, pada hari Jumat (21/8),” kata Agung dalam keterangan resmi pada Sabtu (22/8).

Menurut Agung, pengerahan personel dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Pertimbangan utamanya adalah kecepatan respons, efektivitas penanganan, serta upaya mencegah kebakaran meluas.

Dalam pelaksanaannya, TNI bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga: Kemenhub Cek Bandara Terdampak Asap Karhutla Kalimantan, Pastikan Keselamatan Penumpang

Sinergi tersebut dilakukan melalui kegiatan pemantauan, patroli, pemadaman, pendinginan dan langkah-langkah pencegahan.

”Termasuk melibatkan masyarakat dalam menjaga wilayah dari potensi terjadinya karhutla,” ujarnya.

Dengan kekuatan personel yang siap digerakkan dan dukungan sarana prasarana yang tersedia, TNI memastikan penanganan karhutla dapat dilaksanakan secara cepat dan terpadu sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Pejabat Utama TNI-Polri Pimpin Penanganan Karhutla Kalimantan 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk pejabat utama TNI dan Polri untuk memimpin penangana karhutla di Kalimantan.

”Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di 4 provinsi terdampak di Kalimantan,” ungkap Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya.

Baca Juga: Tiba di Kalimantan, Presiden Prabowo Dilapori 3.704 Hotspot Karhutla

Di Kalimantan Barat (Kalbar), Presiden Prabowo menugaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Untuk Kalimantan Tengah (Kalteng), penanganan karhutla dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Sementara, di Kalimantan Selatan (Kalsel), kepala negara memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Astamaops Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran.

Sedangkan di Kalimantan Timur (Kaltim) ada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat mendapat tugas untuk turun langsung ke lapangan.

”Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ucap Teddy.

Baca Juga: Karhutla Kalimantan Ganggu Penerbangan, Ratusan Penumpang Dapat Refund dan Reschedule Gratis

EDITOR: Bayu Putra