← Beranda
Karhutla Kepung Kalimantan, BNPB Perkuat Penanggulangan dengan Satgas Udara
Syahrul YunizarJumat, 21 Agustus 2026 | 20.13 WIB
ILUSTRASI. Tim gabungan memadamkan api karhutla di Kabupaten Muara Enim. (BPBD Muara Enim/Antara)

 

JawaPos.com - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengepung Kalimantan. Nyaris semua wilayah di Pulau Kalimantan terdampak karhutla. Untuk memperkuat penanggulangannya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Udara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan bahwa penanggulangan karhutla di Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Selain penguatan Satgas Darat, BNPB juga melakukan penguatan Satgas Udara.

”Di Kalimantan Selatan (Kalsel) BNPB mengoperasikan 1 unit helikopter untuk patroli, 1 unit untuk OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) dan 3 unit untuk water bombing,” kata Berton pada Jumat (21/8).

Di Kalimantan Tengah (Kalteng), 1 unit helikopter difungsikan untuk patroli, 1 unit untuk OMC, dan 4 lainnya untuk operasi pemadaman udara atau water bombing. Sementar di Kalimantan Barat (Kalbar), BNPB mengoperasikan 2 unit helikopter untuk patroli, 1 unit untuk operasi modifikasi cuaca, dan 5 unit untuk water bombing.

”Pengoperasian helikopter tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.

Khusus OMC, dalam pelaksanaannya BNPB berkolaborasi dengan BMKG untuk memantau pertumbuhan potensi awan hujan yang dapat dimanfaatkan memancing hujan. BNPB juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Sampai Jumat, BNPB masih mendeteksi beberapa kejadian karhutla baru. Salah satunya di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim). Titik karhutla kembali muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Kecamatan Batu Sopang, dan Kecamatan Batu Engau.

Laporan petugas di lapangan menyebut, kebakaran terjadi pada Rabu (19/8) di taman konservasi dengan material lahan berupa semak belukar dan gambut. Luas lahan terbakar mencapai 25,29 hektare. BPBD Kabupaten Paser langsung menurunkan tim menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman api.

Selain itu, Karhutla juga terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Yakni di Desa Loa Gagak, Kecamatan Loa Kulu; Kelurahan Spontan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong; Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga; Desa Kayu Bata, Kecamatan Muara Muntai; Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa; serta Desa Kota Bangun Hulu, Kecamatan Kota Bangun.

”Total luas lahan terbakar mencapai 49,55 hektare dengan lahan terbakar paling luas berada di Kelurahan Pendingin seluas 42 hektar,” imbuhnya.

Untuk itu, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama dengan relawan dan pemadam kebakaran segera menyebar ke berbagai titik yang masih bisa dijangkau untuk melakukan pemadaman darat. Secara visual pada Kamis (20/8) api telah berhasil dipadamkan kecuali di Kelurahan Pendingin.

EDITOR: Estu Suryowati