← Beranda
Ketum DPP IKAL-Lemhannas Tegaskan Dukung Pembangunan Nasional
Bintang PradewoSelasa, 19 Mei 2026 | 01.22 WIB
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL-Lemhannas) masa bakti 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Lemhannas, Senin (18/5/2026). (Istimewa)

JawaPos.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL-Lemhannas) masa bakti 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Lemhannas, Senin (18/5). 

Dalam pelantikan itu, Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas, Purnomo Yusgiantoro mengatakan kepengurusan baru akan memulai langkah awal melalui konsolidasi internal sebelum menjalankan berbagai agenda besar organisasi. Menurutnya, penguatan internal menjadi penting mengingat struktur kepengurusan DPP IKAL-Lemhannas saat ini diisi sekitar 60 pengurus.

“Yang pertama kita akan konsolidasi internal dulu. Karena pengurusnya ini ada sekitar 60 orang,” ujar Purnomo kepada wartawan siang tadi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok Selasa, 19 Mei 2026: Keberuntungan Menguat, Kesempatan Terbuka Lebar

Dia menjelaskan, struktur organisasi kini diperkuat oleh empat Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara, hingga Badan Koordinasi Otonomi. Selain itu, IKAL-Lemhannas juga memperluas penguatan jaringan daerah melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Daerah itu penting. Saat ini ada sekitar 36 daerah, meski empat di Papua belum dilantik. Jadi yang aktif sekarang sekitar 32 daerah dan ini akan terus kita kembangkan,” katanya.

Oleh karena itu, Purnomo menegaskan salah satu fokus utama kepengurusan barunya adalah memperkuat dukungan terhadap prinsip otonomi daerah sebagai bagian penting pembangunan nasional.

Purnomo yang juga tercatat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi itu mengaku memiliki keterlibatan panjang dalam pengembangan kebijakan otonomi daerah di Indonesia, mulai dari penyusunan Undang-Undang Otonomi Daerah pada awal 2000-an hingga penguatan Undang-Undang Otonomi Khusus pada 2021.

Baca Juga: 14 Mall di Bandung yang Selalu Ramai, Cocok Liburan Berburu Diskon atau Sekadar Nongkrong

“Kita akan mendukung prinsip otonomi daerah. Itu yang akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Untuk memperkuat agenda tersebut, IKAL-Lemhannas membentuk lima koordinator regional yang membawahi wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-NTB-NTT, hingga Indonesia Timur. Langkah itu dilakukan agar para alumni Lemhannas di berbagai daerah lebih berdaya dan aktif mendukung program organisasi.

Selain fokus pada penguatan internal, IKAL-Lemhannas juga mulai menyiapkan langkah eksternal melalui kerja sama dengan sejumlah kementerian.

Purnomo mengungkapkan pihaknya tengah mempersiapkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat sosialisasi wawasan kebangsaan dan wawasan nasional.

“Kita sedang mempersiapkan semacam perjanjian MoU dengan beberapa kementerian untuk dapat mensosialisasikan wawasan kebangsaan dan wawasan nasional,” katanya.

Menurutnya, keberadaan alumni Lemhannas harus mampu mendukung almamater sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan nasional secara luas.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Besok Selasa, 19 Mei 2026: Kesempatan Emas Datang, Tapi Emosi Harus Tetap Terkendali

“Keberadaan alumni salah satunya untuk mendukung almamater kita, yaitu Lemhannas. Makronya adalah mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.

Dukung Program Hilirisasi Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo juga menyinggung pentingnya mendukung program hilirisasi yang menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai hilirisasi tidak hanya penting di sektor energi, tetapi juga harus diterapkan di seluruh sektor untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

“Hilirisasi bukan di bidang energi saja, tetapi di seluruh sektor. Karena itu akan menambah added value atau nilai tambah,” ucapnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries Besok Selasa, 19 Mei 2026: Keuangan Mulai Membaik, Tapi Jangan Terburu-buru dalam Percintaan

Purnomo mencontohkan hasil pertanian seperti padi yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

“Dan IKAL saya kira siap untuk mendukung program-program Prabowo terutama dalam mensukseskan asas-asas pembangunan nasional,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan peran organisasi, IKAL-Lemhannas juga akan mengembangkan IKAL Strategic Center sebagai pusat kajian strategis dan think tank organisasi.

Lembaga tersebut nantinya bertugas melakukan berbagai penelitian serta memberikan rekomendasi kebijakan kepada pimpinan nasional.

“Kita punya IKAL Strategic Center yang akan melakukan kajian-kajian dan disampaikan kepada pimpinan tertinggi,” kata Purnomo.

Baca Juga: 6 Spot Nongkrong Gratis di Jakarta Dekat Stasiun MRT, Cocok Buat Healing dan Kerja Santai

Ia berharap pusat kajian tersebut dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas sekaligus Ketua Dewan Pembina IKAL, TB Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas memiliki tugas strategis dalam mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan dan mampu mempersatukan seluruh komponen bangsa.

Namun demikian, ia menegaskan keberhasilan Lemhannas tidak hanya ditentukan oleh proses pendidikan, tetapi juga oleh kiprah para alumninya di tengah masyarakat.

“Lemhannas diberikan tugas oleh negara untuk mencetak pemimpin-pemimpin nasional yang memiliki karakter negarawan, mempersatukan semua komponen bangsa, dan mampu berkolaborasi untuk kepentingan nasional,” ujarnya.

Ace Hasan berharap para alumni Lemhannas dapat menjadi teladan dalam kepemimpinan serta terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

EDITOR: Bintang Pradewo