JawaPos.com – Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) telah dilepas untuk dimakamkan.
Pada Sabtu (4/4) malam ini, ketiga jenazah telah diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menuju rumah duka masing-masing di Cimahi, Magelang, dan Kulon Progo.
Dilansir dari Antara, Peti jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon dibawa menggunakan pesawat angkut TNI Angkatan Udara Super Hercules C-130J menuju Yogyakarta.
Sementara peti jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar diterbangkan menggunakan pesawat angkut TNI AU CN-295 menuju Bandung.
Baca Juga: Keluarga di Cimahi Siapkan Kedatangan Jenazah Mayor Zulmi yang Gugur di Lebanon
Dari Yogyakarta, jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan akan dibawa ke Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk diserahkan kepada keluarga di rumah duka.
Sedangkan jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon akan diserahkan kepada keluarga di rumah duka di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar juga dibawa ke rumah duka di Kota Cimahi, Jawa Barat usai mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung.
Dalam prosesi penerimaan dan pelepasan jenazah itu, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengikuti upacara pengusungan peti jenazah.
Sebelum tiga peti jenazah diusung, Prabowo memberikan penghormatan terakhirnya kepada tiga prajurit putra terbaik bangsa tersebut.
Baca Juga: Dimakamkan di Kampung Halaman, Ini Lokasi Pemakaman 3 Prajurit TNI Korban Insiden di Lebanon
Di sisi lain, SBY mengikuti prosesi upacara dengan mengenakan baret biru muda khas pasukan pemelihara perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
SBY, semasa mengabdi sebagai prajurit TNI, pada tahun 1995–1996 pernah tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UN peacekeeping force).
Pasukan itu menjalankan misi perdamaian sebagai Chief Military Observer Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Bosnia Herzegovina. SBY saat itu memimpin pasukan yang terdiri atas 650 perwira dari 29 negara.
Prosesi upacara berlangsung singkat. Upacara berakhir setelah tiga peti jenazah itu masuk ke dalam pesawat.
Di rumah duka, keluarga dari masing-masing prajurit telah menyiapkan kedatangan jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.
Di rumah duka almarhum Mayor Zulmi, ruangan khusus dipersiapkan untuk persemayaman jenazah.
Perwakilan keluarga, Risman Efendi, di Cimahi, Sabtu, mengatakan persiapan dilakukan sejak pagi, meliputi penataan ruangan hingga penyediaan tempat untuk peti jenazah.
“Kami menyiapkan ruang penyambutan di dalam rumah, termasuk meja untuk peti jenazah,” ujar Risman.
Di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, keluarga inti dari masing-masing prajurit mengikuti secara langsung prosesi persemayaman dan upacara pengusungan. Mereka secara bergantian juga ditemui langsung oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada anggota keluarga, khususnya orang tua dan istri dari tiga prajurit tersebut, kemudian turut menguatkan mereka atas kehilangan yang mereka alami.
Baca Juga: Kondisi 3 Prajurit TNI Anggota UNIFIL yang Terluka di Lebanon Selatan Semakin Membaik