← Beranda
Evaluasi Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Irjen Agus Minta Polisi Terus Jaga Marwah Institusi dengan Pelayanan Humanis
Sabik Aji TaufanKamis, 2 April 2026 | 00.48 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. (Polri)

 

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penilaian positif terhadap Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik dan arus balik lebaran 2026. Menurunnya angka fatalitas dan kecelakaan lalu lintas menjadi indikasi positif terhadap kinerja petugas.

Hal itu disampaikan Sigit dalam rapat analisis dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat 2026 dan KRYD di Jakarta, Rabu (1/4). Dalam kesempatan itu, Listyo meminta kepada jajarannya untuk tetap bekerja maksimal menjaga nama baik institusi.

"Dihaturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan Operasi Ketupat 2026, yang sore ini disampaikan langsung oleh Bapak Kapolri," ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.

Agus mengatakan, Kapolri menilai keberhasilan pengamanan mudik dan arus balik tak lepas dari kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga: Penyidik Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Dokter Richard Lee Selama 40 Hari

Data anev menunjukkan penurunan tajam pada angka korban meninggal dunia sebesar 31,19 persen atau berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun 2025. Secara keseluruhan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga turun 6,31 persen dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus.

Penurunan juga tercatat pada kategori korban luka berat sebesar 13,8 persen. Hal ini membuktikan bahwa langkah preventif dan kesigapan petugas di lapangan berhasil menekan tingkat keparahan kecelakaan di jalur mudik.

Polri mencatat arus kendaraan begitu masif keluar Jakarta pada saat mudik. Yakni 3.255.002 kendaraan, naik 18,43 persen dari kondisi normal. Sedangkan pada periode arus balik kendaraan masuk Jakarta terealisasi 2.989.931 kendaraan, naik 10,79 persen dari kondisi normal.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga cukup tinggi. Sekitar 88,1 persen dari total proyeksi kendaraan sudah kembali masuk ke wilayah Ibu Kota hingga akhir periode operasi.

Polri mencatat melakukan 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas. Jumlah ini terdiri dari pengalihan arus 205 kali, contraflow 39 kali, one way lokal presisi 39 kali, dan one way nasional presisi 2 kali.

Meski begitu, Kapolri tetap meminta kepada jajarannya melakukan evaluasi agar pelaksaan pengamanan mudik dan arus balik tahun depan bisa lebih baik. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan maksimal dengan tetap mengedepankan sikap humanis.

"Mari kita semua menjaga marwah Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, serta menjabarkan program-program Polantas Menyapa dan Melayani," tegas Agus.

Jenderal bintang dua ini menitikberatkan pada metode dialogis dan pendekatan yang super humanis dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang santun.

"Melalui dialogis-dialogis, superhumanis untuk menciptakan kesadaran berlalu lintas dan menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas)," tandas Agus.

EDITOR: Sabik Aji Taufan