JawaPos.com - Puncak arus balik Idul Fitri 1447H telah memasuki masa puncak. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan kendaraan yang luar biasa dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.
Hingga H+2 lebaran, sebanyak 133.091 kendaraan telah memadati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 49,15% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya berkisar 89.231 kendaraan.
Menyikapi kepadatan yang terus meningkat, pihak kepolisian bersama JTT resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way.
Baca Juga: Menhub Dudy Sebut FWA sukses Bikin Puncak Arus Balik Lebaran Lebih Longgar
Skema ini diterapkan untuk mengurai kemacetan panjang di sepanjang jalur bebas hambatan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menuturkan, terdapat 75.837 kendaraan dari wilayah timur trans jawa pada hari ini, Rabu (25/3). Jumlah ini meningkat 197,66% dari lalu lintas normal sebanyak 25.478 kendaraan.
Tingginya volume lalu lintas ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat.
Seiring dengan kondisi tersebut, JTT bersama Kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional.
One Way diberlakukan sejak KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang s.d KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dilanjutkan dengan one way lokal dari KM 459 Jalan Tol Semarang-Solo s.d KM 414 GT Kalikangkung.
Baca Juga: Seskab Teddy Sebut Kualitas Pelayanan Arus Balik Lebaran 2026 Lebih Baik dari Tahun Lalu
"Tujuannya untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang Ruas Jalan Tol Trans Jawa,” jelas Ria, Rabu (25/3).
Ada Diskon Tarif Tol 30%, Catat Tanggalnya!
Kabar baik bagi pemudik yang ingin menghindari kemacetan sekaligus menghemat biaya.
Jasa Marga memberikan insentif berupa potongan tarif tol bagi mereka yang menunda kepulangan ke Jakarta.
Ria menambahkan, ada potongan harga khusus untuk perjalanan menerus dari Semarang menuju Jakarta.
"Potongan tarif tol sebesar 30% berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB," jelasnya.
Baca Juga: Menhub Dudy-Seskab Teddy Cek Terminal Pulo Gebang Jaktim, Klaim Puncak Arus Balik Lancar
Selain itu, potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang masih tetap diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan.
Pantauan Lalu Lintas di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Tidak hanya di Cikampek, kepadatan juga terjadi merata di berbagai gerbang tol utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berikut rincian datanya:
Baca Juga: Banjir Kepung Pasuruan, Jalur Pantura Beji Tak Bisa Dilewati, Arus Balik Tersendat
Wilayah Jawa Tengah:
- GT Kalikangkung: 101.774 kendaraan meninggalkan Semarang (naik 112,03%).
- GT Banyumanik: 117.451 kendaraan melaju ke arah Jakarta (naik 91,96%).
Wilayah Jawa Timur:
- GT Warugunung: 105.746 kendaraan menuju Jakarta (naik 85,13%).
- GT Kejapanan Utama: 115.654 kendaraan mengarah ke Surabaya (naik 44,90%).
- GT Singosari: 65.274 kendaraan terpantau menuju Surabaya (naik 51,65%).
PT JTT terus mengimbau agar para pengendara selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran Terkendali, Polri sebut One Way Nasional Berjalan Efektif
Jangan lupa cek saldo uang elektronik dan kecukupan BBM sebelum memasuki jalan tol. Jika membutuhkan informasi real-time, pengguna jalan bisa menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133.