JawaPos.com – Segala cara dilakukan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen untuk membuktikan paham komunisme kembali bangkit di bumi pertiwi.
Tak tanggung-tanggung, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ini sampai meminta anaknya berpura-pura menjadi simpatisan kelompok yang diduga terafiliasi Partai Komunis Indonesia (PKI).
“Di (sebuah kongres di Grabag, Magelang) tahun 2010, saya suruh anak saya masuk di situ,” kata Kivlan kepada JawaPos.com, Sabtu (3/3).
Kivlan mencium kongres tersebut mengagendakan kebangkitan PKI. Dia juga mengatakan, kelompok simpatisan PKI lainnya pun membuat kegiatan serupa, kembali membangun eksistensi PKI.
“Membuat acara-acara melawan lupa, festival belok kiri, mereka juga melakukan seminar soal PKI,” ungkap Kivlan.
Satu hal yang ia amati, dalam kegiatan kelompok itu, seringkali mereka menyerukan bahwa PKI adalah korban dari pemerintah. Sehingga, menurut kelompok itu, pemerintah harus meminta maaf.
Kivlan menambahkan, mereka juga kerap melakukan propaganda dan menyebarkan berita-berita bohong, dengan tujuan mengadu-domba masyarakat. “Doktrin mereka sudah terbukti berjalan (sekarang banyak hoax),” pungkas Kivlan.