JawaPos.com – Semangat berwirausaha di kalangan anak muda dinilai masih kurang. Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) mengajak para remaja berwirausaha sejak dini. Sasarannya adalah karang taruna. ’’Kami mulai menerapkannya di Gresik Kota setiap minggu,’’ kata Ketua Komunitas Pelopor Usaha Gresik M. Ismail Fahmi, Selasa (7/2). Dia menuturkan, seminar dimulai bulan ini. Mayoritas peserta berusia 17–35 tahun.
Fahmi menambahkan, seminar digelar untuk menumbuhkan jiwa wirausaha. Dengan begitu, banyak peserta yang berstatus pengusaha pemula. Sebagian masih merintis usaha. ’’Kami berkoordinasi dengan banyak pengusaha kategori menengah. Mereka siap memberi materi,’’ paparnya. Dia menambahkan, saat ini ada 2.700 pengusaha pemula di Kota Pudak. Mereka banyak menekuni industri makanan dan minuman (mamin).
Sejalan dengan KPUG, Hipmi Perguruan Tinggi (PT) Gresik terus bergerilya mencari pebisnis baru. Organisasi tersebut menyasar mahasiswa. Mulai tahun ini, mereka aktif berkeliling kampus. ’’Kami melihat minat mahasiswa untuk usaha masih kurang. Kalau kreativitas, tidak kalah,’’ ucap Ketua Hipmi PT Gresik Iklimatus Sa’diyah. Pengusaha bonggolan itu menjelaskan, Hipmi PT memiliki program nongkrong produktif. Kegiatan itu digelar setiap bulan.
Ima, panggilan akrab Iklimatus Sa’diyah, mengaku banyak berharap dari acara tersebut. Kegiatan memang digelar dari kampus ke kampus secara bergantian. Kegiatan nongkrong bakal diisi dengan bedah karya. Jadi, setiap anggota wajib membawa hasil kreativitas yang layak dijual.
Perempuan 25 tahun tersebut menjelaskan, pebisnis muda Gresik memiliki masa depan yang positif. Potensi produknya untuk berkembang cukup besar. ’’Karya teman-teman tidak kalah. Terutama kerajinan,’’ lanjutnya. (hen/c16/ai/sep/JPG)