← Beranda
Sinopsis Film Ashfall (2019): Menghentikan Erupsi Gunung Berapi Terbesar di Semenanjung Korea  
Alberta Dionny Natanuel• Minggu, 20 September 2026 | 05.33 WIB
Poster film Ashfall (2019) / IMDB

JawaPos.com - Peristiwa bencana alam besar dapat mengguncangkan negara hingga mendapatkan perhatian internasional. Terutama apabila bencana tersebut memakan banyak sekali korban dan dapat mempengaruhi negara tetangganya. 

Salah satu bencana alam yang besar dan mengerikan adalah gunung berapi meletus. Meletusnya sebuah gunung berapi dapat terjadi karena berbagai penyebab, seperti tekanan gas atau magma. Semakin besar gunung tersebut, terdapat kemungkinan bahwa semakin besar pula efek dari meletusnya gunung tersebut. 

Negara-negara yang memiliki banyak gunung berapi aktif biasanya memiliki tim khusus untuk meneliti aktivitas gunung-gunung tersebut, bahkan mungkin dapat memperkirakan kapan gunung tersebut akan meletus. 

Tapi, negara-negara yang tidak memiliki banyak gunung atau pengalaman menghadapi meletusnya sebuah gunung mungkin tidak memiliki perencanaan matang. Seperti Gunung Baekdu yang berada di perbatasan Tiongkok dan Korea Utara. 

Gunung Baekdu terakhir beraktivitas dan menjadi stagnan sejak tahun 1903, karena itu tidak ada yang benar-benar dapat mengira bahwa ia akan bangun dari tidurnya. 

Suatu hari gunung tersebut tiba-tiba meletus dan menyebabkan gempa hebat di Korea Utara dan Selatan. Semua orang mengira bahwa gunung tersebut telah selesai beraktivitas, namun mereka salah besar. 

Para ahli vulkanologi memperkirakan bahwa akan ada letusan susulan, yang menyebabkan gempa lebih besar. Salah satu ahli yang memperkirakan hal tersebut adalah Profesor Kang Bongrae (Ma Dongseok). 

Profesor Kang mengajukan proposal gila yang membuatnya kehilangan nama. Yaitu meledakkan sebuah tambang dekat gunung tersebut untuk melepaskan tekanan yang menyebabkan erupsi dengan bom nuklir. 

Segila-gilanya proposal tersebut, ternyata hanya ide tersebut yang bisa memberikan hasil terbaik serta dilakukan sesegera mungkin. Maka pemerintah dunia menugaskan Jeon Yookyung (Jeon Hyejin) untuk melaksanakan misi tersebut. 

Tim yang ditugaskan diketuai oleh Jo Inchang (Ha Jungwoo), yang sempat ragu untuk menerima tugas tersebut karena ia harus meninggalkan istrinya, Choi Jiyoung (Bae Suzy), yang hamil besar sendirian di Seoul. 

Untuk menemukan tambang tersebut, Inchang dan timnya memerlukan bantuan dari Lee Joonpyeong (Lee Byunghun), seorang Korea Selatan yang memasuki Militer Korea Utara sebagai mata-mata. Saat ini Joonpyeong ditahan di penjara dan tim Inchang harus membebaskannya. 

Membebaskan Joonpyeong bukanlah hal sulit, perjalanan menuju lokasi yang benar menjadi tantangan. Karena Joonpyeong sendiri memiliki banyak hal yang ingin ia lakukan pula, dan mengganggu misi Inchang. 

Di saat yang sama, erupsi Gunung Baekdu masih berlangsung dan menyebabkan gempa besar, bahkan menyebabkan tsunami di Seoul di mana Jiyoung berada. Untungnya ia mendapatkan bantuan dari pasukan militer dari Amerika Serikat. 

Namun akibat gempa, Jiyoung dan orang-orang tidak bisa menaiki transportasi evakuasi. Maka Jiyoung, Professor Kang dan warga lain harus mencari jalan lain. 

Film Ashfall (2019), dengan judul original Baekdusan, merupakan film aksi survival dan drama yang mengangkat tema bencana alam. 

Ashfall (2019) menunjukkan perjuangan sebuah tim kecil untuk menyelamatkan orang-orang yang tidak mereka kenal. Pada film ini kita juga akan bertemu dilema troli, antara menyelamatkan sedikit orang atau banyak. 

Film ini memenangkan Penghargaan Teknis di Penghargaan Grand Bell 2020 dan Penghargaan Blue Dragon 2020. Melalui film ini, aktor Lee Byunghun memenangkan Aktor Terbaik di Penghargaan Grand Bell 2020. 

Film ini mendapatkan skor 6.2/10 di IMDb dan 74% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho