JawaPos.com – Di era 2026, semangat kreativitas yang tumbuh di kalangan generasi muda semakin berwarna.
Bagi banyak anak muda, hobi bukan sekadar pengisi waktu luang ia telah berubah menjadi ruang untuk berkarya, membuktikan kemampuan, dan meraih prestasi di tengah persaingan yang semakin terbuka.
Salah satu bidang yang terus melahirkan wajah-wajah baru yang berbakat adalah dunia musik, tempat di mana suara, melodi, dan kerja sama tim menyatu menjadi karya yang menginspirasi.
Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Anak-anak Butuh Waktu Lama untuk Tumbuh Dewasa Menurut Psikologi
Di antara banyaknya talenta muda yang bersinar, hadir sosok Arya Zacky Sutanandika atau akrab disapa Jeki, seorang pelajar berusia 14 tahun yang kini duduk di bangku kelas 9 di SMP Muhammadiyah 8 School of Talent.
Di tengah kesibukannya menimba ilmu di sekolah, Jeki tidak membiarkan bakat musiknya terpendam. Justru, ia mampu menyeimbangkan kewajiban akademik dengan hasrat bermusik, hingga namanya mulai dikenal sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan.
Jeki tampil sebagai pemain electric bass sekaligus penyanyi dalam band yang ia gawangi, DChorzy. Kemampuannya memetik senar bass begitu memukau hingga ia berulang kali mendapat gelar Best Bassist Zacky di berbagai ajang kompetisi musik, membuktikan bahwa ketekunan dan bakat yang diasah dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang gemilang.
Baca Juga: Menurut Psikologi, 8 Kekeliruan soal Kesehatan Mental yang Ramai di Media Sosial
"Menurut saya musik bukan sekadar kegiatan di luar jam sekolah. Musik adalah bahasa yang membebaskan imajinasi, ruang di mana ia mengasah kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta belajar arti penting kerja sama dan saling menghargai bersama rekan-rekan satu band. Di setiap nada yang dimainkan, ada proses belajar, ada kedisiplinan, dan ada kebersamaan yang menguatkan," kata Jeki.
Perjalanan prestasi DChorzy bersama Jeki di garis depan pun sungguh patut diacungi jempol. Sejak Oktober 2025 hingga Agustus 2026, band ini melangkah dari satu panggung ke panggung lain, menorehkan deretan kemenangan yang menunjukkan konsistensi dan kualitas karya mereka.
Kisah keberhasilan ini dimulai pada 18 Oktober 2025, ketika DChorzy meraih Juara 1 Hellocup Vol. 7 yang digelar oleh SMA Hellomotion. Seminggu tak berlalu lama, pada 1 November 2025, mereka kembali menaklukkan panggung dan meraih Juara 1 Tosca Cup 2025 di SMA Plus Pembangunan Jaya. Gelar juara kembali mereka raih pada 22 November 2025 dalam ajang Aiero Cup 2025 di Sekolah Annisa Izaada, dan tak berhenti di situ, tepat seminggu kemudian, 29 November 2025, mereka kembali berdiri di posisi tertinggi sebagai Juara 1 Cikal Cilukba 2025 di SMA Cikal Serpong.
Menutup tahun 2025, DChorzy kembali mengukir prestasi sebagai Juara 1 KIMS Pensi 2025 di Khalifa IMS Plus. Memasuki tahun 2026, semangat mereka tak pernah surut. Pada 17 Januari 2026, mereka kembali menjuarai ajang Akssess 2026 yang diselenggarakan BPK Penabur Pondok Indah.
Bulan April 2026, DChorzy keluar sebagai Juara 1 Sonic Linguistic 2026 di MAN Insan Cendekia Serpong. Dua hari kemudian, mereka dinobatkan sebagai Winner Band Audition Galaxee 2026.
"Pada 23 Juni 2026, kami kembali meraih hati penonton dan menjadi Juara Favorit Skywalk 2026 di SMA Labschool Kebayoran. Terkahir, pada 22 Agustus kemarin, kami kembali meraih kemenangan dengan meraih Juara 1 URSA CUP di Santa Ursula BSD," sambungnya.
Baca Juga: PLTS 100 GWp Ditarget Tuntas dalam 3 Tahun, Nilai Investasi Rp 1.140 Triliun
Deretan penghargaan yang dipersembahkan Jeki dan DChorzy menjadi bukti nyata bahwa ketika ruang berekspresi diberikan kepada generasi muda, mereka akan membalasnya dengan karya yang membanggakan. Namun bagi Jeki, perjalanan ini bukan hanya soal piala dan gelar juara.
Kini, sebagai siswa kelas IX, Jeki sedang melangkah menuju fase penting dalam perjalanan pendidikannya. Namun musik tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya teman setia yang menemani tumbuhnya pemikiran dan karakter.
Dengan usia yang masih 14 tahun, perjalanan Jeki bersama DChorzy baru saja dimulai. Segala pengalaman yang telah mereka lalui kemenangan maupun pelajaran dari setiap proses menjadi pijakan yang kokoh untuk terus berkarya, menciptakan nada-nada baru, dan mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan.