← Beranda
Sinopsis Film Epic (2013): Petualangan Keren Bisa Dimulai dari Halaman Belakang Kita Sendiri
Alberta Dionny NatanuelSenin, 11 Mei 2026 | 04.56 WIB
Poster film Epic (2013) (Rottentomatoes.com)

JawaPos.com - Dunia kita ini penuh dengan hal-hal misterius yang belum terjawab, dan mungkin sebaiknya jangan sampai terungkap. Karena kesombongan dan kerakusan manusia, makhluk-makhluk misterius ini memutuskan untuk memisahkan diri mereka dari kehidupan manusia. 

Beberapa macam makhluk ini mungkin tinggal sangat dekat dengan kita, namun karena anatomi tubuh yang berbeda dan kemampuan mereka untuk bersembunyi, kita mungkin tidak akan menyadari kehadiran mereka. 

Akan tetapi, sesulit apa pun itu usaha untuk menemukan dan meneliti mereka, akan ada beberapa orang yang tetap bersikukuh melanjutkan usaha mereka. 

Salah satunya adalah Profesor Bomba (Jason Sudeikis) yang telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya untuk menemukan makhluk seperti manusia berukuran kecil, Leafmen. 

Baca Juga: Sinopsis Film Coraline (2009): Dunia Lain di Balik Pintu Belum Tentu Seindah yang Kita Harapkan

Ia tinggal sendirian di pinggiran hutan, sebelum putrinya yang baru remaja Mary Katherine, atau MK (Amanda Seyfried), pindah untuk tinggal bersamanya. 

MK tidak percaya terhadap keberadaan Leafmen yang dicari-cari oleh ayahnya. Namun suatu hari, saat ia sedang berjalan-jalan di hutan, ia menemukan manusia kecil berpakaian bak ratu yang nyawanya di ujung tanduk. 

Tanpa sadar MK menemukan salah satu Leafmen terpenting, yaitu Ratu Tara (Beyonce Knowles). Berkat kekuatan terakhir Ratu Tara, ia berhasil menciutkan MK hingga sama seperti Leafmen lainnya. 

Pada hari itu, Ratu Tara sebenarnya telah memilih penerus tahta sebagai pemimpin para Leafmen dan penduduk hutan. Menurut tradisi, ia harus memilih satu bunga teratai yang masih kuncup, dan dengan kekuatan sinar bulan, akan terpilih pewaris terbaik. Melalui pemimpin yang baru, kekuatan para Leafmen akan terbaharui dan hutan akan tetap terlindungi.

Namun, hutan itu juga dihuni oleh makhluk jahat yang ingin menghancurkan hutan, mereka disebut Boggan. Para Boggan dipimpin oleh Mandrake (Christoph Waltz), pemimpin mereka, mensabotase proses pemilihan pewaris tahta Ratu Tara. 

Karena, ketika bunga teratai terpilih tidak mendapatkan sinar bulan dan membusuk, maka akan terlahir Pangeran Kegelapan yang akan menghancurkan hutan. 

Pemimpin Prajurit Leafmen dan teman dekat Ratu Tara, Ronin (Colin Farrell), mencoba untuk memperketat keamanan, namun ia juga membutuhkan bantuan dari Nod (Josh Hutcherson), prajurit Leafmen yang tidak ingin terikat peraturan. Walaupun begitu, Nod adalah prajurit terbaik hasil didikan Ronin. 

Para Boggan berhasil menyusup masuk di tengah-tengah upacara pemilihan penerus, dan membunuh Ratu Tara. Namun Ratu Tara berhasil bertahan agar MK dapat membantunya dan para Leafmen. 

Mengetahui bahwa ayahnya selama ini tidak gila, MK malah kebingungan dan panik karena ia tiba-tiba harus melindungi kuntum teratai terpilih dari para Boggan hingga malam tiba. 

MK juga mendapati bahwa para Leafmen hidup dengan gerakan lebih cepat seperti serangga, sehingga manusia terlihat bergerak lambat. Karena itulah ayahnya kesulitan untuk menemukan Leafmen. 

Ratu Tara mengutus MK kepada Nim Galuu (Steven Tyler), penjaga perpustakaan dan arsip kerajaan. Karena arsip-arsip tersebut mencatat semua hal yang terjadi di hutan, termasuk detik-detik terakhir Ratu Tara. 

Baca Juga: Sinopsis Film Love Sarah (2020): Dari Duka Menjadi Suka dengan Seiris Kue Enak dari Toko Roti Love Sarah

Berkat arsip itu, MK menemukan cara untuk kembali menjadi normal kembali. Namun, ia harus membantu para Leafmen agar kuntum teratai dapat mekar seperti seharusnya. 

Sialnya, para Boggan menemukan mereka, dan berhasil merebut kuntum bersama dua teman siput mereka ke daerah kekuasaan Boggan. MK menemukan ide untuk menyamar menjadi Boggan bersama Ronin dan Nod, maka mereka harus kembali ke rumah ayahnya untuk mendapatkan peralatan mereka. 

Film Epic (2013) memiliki alur cerita yang sangat mudah untuk diikuti dan animasi menarik. Selain itu, hampir semua pengisi suaranya adalah aktor-aktor papan atas. 

Sayangnya, film ini tidak mendapatkan perhatian yang cukup sehingga tidak banyak orang mengetahuinya. Padahal film ini juga adaptasi dari buku anak-anak 'The Leaf Men and the Brave Good Bugs' karya William Joyce, yang juga penulis Rise of the Guardians (2012). 

Film ini mendapatkan skor 6.6/10 di IMDb dan 65% Tomatometer di Rotten Tomatoes dan mendapatkan banyak pujian di bagian pengisian musiknya. 

EDITOR: Candra Mega Sari