JawaPos.com - Awak media melakukan sesi nonton bareng (nobar) film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Kamis (2/4). Film arahan sutradara Kuntz Agus tersebut akan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai 9 April 2026.
Banyak yang menangis saat menonton film drama keluarga yang dibintangi Mawar de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, hingga Unique Priscilla. Mereka larut dalam alur cerita dengan kedalaman emosi intens yang dihadirkan.
Untuk mendapatkan chemistry dengan kedalaman emosi, para pemainnya seperti Mawar de Jongh, Rey Bong, dan Unique Priscilla ternyata membutuhkan proses untuk menyamakan emosi dan suasana saat menjalani syuting.
Rey Bong mengatakan, untuk menghadirkan rasa terutama di adegan-adegan yang cukup emosional, dia memiliki cara khusus. Dia tidak banyak berbicara dengan pemain lain selama di lokasi syuting.
Baca Juga: Bukan Karena Tak Laku, Ini Alasan Pinkan Mambo Nyanyi di Pinggir Jalan
"Ketika di set nggak banyak bicara. Ada beberapa scene kita hanya butuh lihat mata satu sama lain dan yang paling peka itu mama (Unique Priscilla). Mama sangat menjaga Darin dan Dira baik di set atau di luar set," kata Rey Bong.
Salah satu tantangan yang dia rasakan dalam film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya?, adalah harus berperan sebagai anak rebel. Sedangkan Rey Bong di kehidupan nyata sama sekali bukan anak yang seperti itu.
Unique Priscilla di tempat yang sama membenarkan pernyataan Rey Bong. Dia menyatakan proses penyamaan frekuensi emosi dengan pemain lain cukup hanya dengan interaksi nonverbal. Namun menariknya, Mawar De Jongh dan Rey Bong yang berperan sebagai anak-anaknya, langsung bisa menemukan gelombang emosi yang sama.
"Di beberapa scene yang emosinya lumayan sulit, menjadi mudah ketika bebannya kita pikul sama-sama," katanya.
"Sesimpel ketika membutuhkan lawan main untuk memberikan energi, hanya dengan tatapan mata kita sudah dapat rasanya. Ketika aku panggil mereka datang, kita berpegangan tangan, itu sudah bisa berjalan dengan baik. Aku mau bilang terima kasih ke Rey dan Mawar yang sudah bekerja sama dengan baik," imbuh Unique Priscilla.
Sementara itu, Mawar de Jongh mengakui sempat ada kekhawatiran dia rasakakan sebelum menjalani syuting. Dia sempat khawatir tidak dapat mengekspresikan dengan baik, terutama pada sejumlah secene yang tampak cukup berat.
"Pastinya deg-degan kayak gimana ya nanti (pas syuting). Sebelum take, kita saling berpegangan tangan untuk saling menyemangati, pasti bisa," ungkapnya.
Mawar de Jongh bersyukur karena saat menjalani proses syuting film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? kemudahan itu datang. Hal itu tidak lepas dari kerja sama yang baik diantara semua yang terlibat.
Film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? menceritakan tentang Dira, anak perempuan yang tumbuh bersama ayah yang selalu ada secara fisik, namun tidak pernah benar-benar hadir secara emosional.
Dira dan Darin dibesarkan di sebuah rumah sekaligus warung yang terlihat hangat dari luar, namun menyimpan banyak diam dan janji yang tidak pernah terpenuhi.
Sang ibu, Lia, bekerja tanpa lelah dan tanpa mengenal waktu demi menjaga keluarga tetap utuh. Sedangkan sosok ayah, Yudi, hadir tanpa mampu memberikan peran yang berarti.
Kenangan masa kecil secara perlahan berubah ketika sebuah insiden menghancurkan stabilitas keluarga terjadi. Peristiwa ini membuka tabir kenyataan pahit dimana utang menumpuk, ketidakpastian masa depan, dan luka emosional yang selama ini tersembunyi.
Baca Juga: Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Michelle Ashley: Mami Downgrade Sejak Nikah Lagi
Dalam situasi krisis tersebut, Dira dipaksa untuk tumbuh lebih cepat, mengambil peran orang dewasa, dan mencari arah hidup yang tidak pernah ia dapatkan dari sosok yang paling dia rindukan, ayah.