JawaPos.com - Dunia dongeng dan legenda memiliki banyak sekali makhluk fantasi atau mistis. Ada yang memiliki tokoh raksasa, boneka kayu hidup, keledai berbicara, naga, dan lain-lain. Apa jadinya kalau semua makhluk itu hidup di dunia yang sama.
Seri film animasi Shrek (2001-2010) adalah seri film yang sangat populer dan ikonis, bahkan memiliki banyak sekali penggemar hingga saat ini.
Walaupun seri film ini adalah animasi, cerita yang dibawakan membawakan beberapa topik yang cukup dewasa. Namun, komedi yang dibawakan dapat dinikmati oleh penonton semua umur.
Baca Juga: Sinopsis Priest (2018-2019): Melihat Sedikit Lebih Dalam tentang Dunia Eksorsisme di Korea Selatan
Shrek (2001)
Shrek (Mike Myers) adalah raksasa berkulit warna hijau yang sangat sombong dan egois. Tapi ia sangat menyukai kehidupan menyendirinya di rawa.
Lalu, seorang bangsawan bernama Farquaad (John Lithgow) mengusir seluruh makhluk dongeng ke rawa. Termasuk Pinokio, Tiga Babi Kecil, dan Donkey (Eddie Murphy).
Shrek merasa bahwa ketenangannya terganggu oleh kehadiran tetangga-tetangga barunya itu, dan mereka juga tidak suka tinggal di rawa bersama Shrek. Maka pergilah Shrek ke kastil milik Farquaad untuk meminta kesunyiannya kembali.
Ternyata Farquaad memiliki keinginan yang sangat tinggi, ia ingin menjadi raja. Dengan bantuan Cermin Ajaib, ia menemukan jawabannya bagaimana ia dapat menjadi raja. Ia harus menikahi seorang putri.
Putri Fiona (Cameron Diaz) adalah seorang putri yang menderita sebuah kutukan, dan terperangkap di sebuah kastil yang dijaga oleh seekor naga. Farquaad setuju untuk mengeluarkan para makhluk dongeng dari rawa Shrek apabila ia dapat menyelamatkan Fiona.
Shrek, dengan bantuan Donkey, segera menuju kastil dimana Fiona terperangkap. Mereka berdua kemudian berpencar untuk menemukan Fiona. Namun, Donkey malah bertemu dengan Sang Naga.
Donkey, dengan kemampuan merayunya, berhasil mendapatkan hati si Naga yang ternyata betina. Naga kemudian membawa Donkey ke ruangannya. Di saat yang sama Shrek berhasil menemukan Fiona, lalu mereka berusaha untuk keluar dari kastil tersebut dan menyelamatkan Donkey dari Naga.
Fiona yang sudah lama menantikan dirinya untuk diselamatkan, selalu berimajinasi akan menikahi penyelamatnya. Namun ia menjadi sangat kecewa saat mendapati Shrek adalah makhluk dongeng.
Tapi, dalam perjalanan menuju kastil Farquaad, Shrek dan Fiona menjadi sangat dekat dan saling jatuh cinta. Akan tetapi, mereka masih harus berhadapan dengan Farquaad.
Film ini mendapatkan skor 7.9/10 di IMDb dan 88% Tomatometer di Rotten Tomatoes.
Shrek 2 (2004)
Setelah petualangannya menghadapi Farquaad selesai, Shrek dan Fiona hidup sebagai pasangan suami istri di rawa. Orang tua Fiona yang mendengar kabar tentang pernikahan mereka segera mengundang mereka pulang dan merayakan pernikahan mereka.
Maka pergilah Shrek, Fiona dan Donkey ke Kerajaan Far Far Away (Nan Jauh), dimana mereka bertemu dengan Raja Harold (John Cleese) dan Ratu Lillian (Julie Andrews). Namun, terkejutlah mereka akan penampakan putri mereka sekarang dan siapa suami yang ia pilih.
Raja Harold sangat tidak setuju dengan hubungan mereka dan bertengkar hebat dengan Shrek. Fiona menjadi sangat sedih dengan pertengkaran antara ayahnya dan suaminya ini.
Tidak hanya itu, ternyata Harold memiliki perjanjian dengan Fairy Godmother (Jennifer Saunders), seorang peri hebat, dan putranya Prince Charming (Rupert Everett). Maka mereka bertiga membuat rencana untuk menyingkirkan Shrek.
Harold mengajak Shrek dan Donkey untuk ikut berburu dengannya, tapi sebenarnya ia telah menyewa pembunuh bayaran terkenal, Puss in Boots (Antonio Banderas). Namun Puss gagal untuk membunuh Shrek, dan meminta untuk ikut berpetualang dengan mereka sebagai penjaga.
Shrek membuat rencana untuk meminta tolong kepada Fairy Godmother. Pastinya ia ditolak mentah-mentah dan diberitahu bahwa raksasa tidak akan hidup bahagia.
Marah tapi tidak menyerah, Shrek menyelinap masuk ke gudang ramuan milik Godmother. Dan ia menemukan ramuan "Bahagia Selamanya", yang ia percayai dapat membantu Shrek agar Fiona tetap mencintainya.
Shrek dan Donkey berebutan meminum ramuan tersebut, sama-sama ingin hidup bahagia. Tapi ramuan tersebut tidak bekerja dengan cepat, malah membuat mereka pusing dan pingsan. Saat mereka bangun, Shrek menjadi manusia yang tampan dan Donkey menjadi kuda putih tampan.
Tapi ramuan tersebut tidak dapat bertahan lama. Shrek harus mencium Fiona sebelum tengah malam agar ramuan tersebut menjadi permanen.
Film ini mendapatkan skor 7.4/10 di IMDb dan 89% Tomatometer di Rotten Tomatoes.
Shrek the Third (2007)
Setelah mengalahkan Fairy Godmother, Prince Charming bersumpah akan membalaskan dendam dan kematian ibunya. Dan ia perlahan-lahan mengumpulkan kawan dan bawahan untuk menghancurkan Shrek.
Di saat yang bersamaan, Raja Harold jatuh sakit dan menyatakan bahwa Shrek dan Fiona akan menjadi penerus tahtanya. Akan tetapi Shrek sama sekali tidak ingin menjadi raja. Sebelum meninggal, Harold memberitahu mereka bahwa Fiona ternyata memiliki sepupu yang dapat menjadi penerus tahta pula, Arthur "Artie" Pendragon (Justin Timberlake).
Setelah Harold meninggal dan dimakamkan, Shrek bersama kedua sahabatnya, Donkey dan Puss, memulai petualangannya untuk menjadi Artie.
Mereka menemukan Artie di sekolah asrama elit. Namun Artie sama sekali tidak seperti dugaan mereka, ia hanyalah bocah berumur 16 tahun yang masih sangat canggung.
Charming, yang mengetahui bahwa Shrek sedang tidak ada di Far Far Away, berhasil menyelinap masuk dan menahan Fiona, Lillian, para putri lainnya, dan makhluk-makhluk dongeng kawan Shrek.
Charming juga mengirim Kapten Hook untuk menangkap Shrek dan Artie. Ketika mereka bertemu dan berseteru, Shrek memutuskan untuk mengirim Artie kembali ke sekolahnya, tapi Artie menolak.
Artie segera meminta bantuan dari Merlin (Eric Idle), mantan gurunya, untuk mengirimkan mereka berempat kembali ke Far Far Away segera dengan bantuan sihir teleportasi. Tapi, setelah menggunakan sihir teleportasi tersebut, Donkey dan Puss secara tidak sengaja bertukar tubuh.
Film ini mendapatkan skor 6.1/10 di IMDb dan 41% Tomatometer di Rotten Tomatoes.
Shrek Forever After (2010)
Dalam kilas balik, kita dapat melihat bagaimana dulunya Raja Harold dan Ratu Lillian berusaha untuk membebaskan Fiona dari kutukannya serta dari Naga. Mereka tidak hanya bertemu dengan Fairy Godmother, mereka juga menemui Rumplestiltskin (Walt Dohrn).
"Rumpel" Rumpelstiltskin yang jahat setuju untuk menolong mereka apabila Harold dan Lillian memberikan seluruh Kerajaan Far Far Away kepadanya.
Kehabisan ide, Harold dan Lillian setuju. Ketika mereka hendak menandatangani kontrak tersebut, mereka mendapatkan kabar bahwa Fiona telah diselamatkan oleh Shrek. Sejak saat itu Rumpel menjadi dendam kepada Shrek karena telah mengacaukan rencananya.
Kembali ke masa kini, Shrek mulai kelelahan dengan kehidupan sebagai seorang ayah dan selebritas. Yang paling terutama adalah ia kehilangan kebebasannya dan ketenangannya hidup di rawa.
Semua itu menumpuk dan amarahnya meledak pada ulang tahun pertama anak-anaknya, di depan Fiona, anak-anak dan teman-temannya.
Rumpel yang melihat kejadian tersebut membuat sebuah rencana jahat. Ia mengikuti Shrek dan menawarkan kehidupan lamanya.
Rumpel menawarkan sebuah tawaran yang cukup bagus, Shrek akan mendapatkan satu hari kehidupan lamanya sebagai raksasa, dan Rumpel akan mendapatkan satu hari dari masa kecilnya Shrek.
Shrek sangat menyukai ide tersebut dan segera menandatangani kontrak perjanjian mereka tanpa berpikir panjang, lalu ia terbawa ke dunia lain dimana ia kembali ditakuti.
Merasa senang dan bahagia bisa kembali hidup seperti masa mudanya, Shrek mengambil kesempatan untuk melakukan sedikit keusilan. Sampai ia melihat poster dimana Fiona dinyatakan sebagai buronan.
Tidak hanya itu, di dunia tersebut Rumpel menjadi seorang raja yang jahat. Ia mengirim para penyihir untuk menangkap semua raksasa di dunia dan mengumpulkannya di kerajaannya. Mereka kemudian diperbudak dan bekerja paksa untuk menggerakkan mesin-mesin berat agar seluruh kerajaan dapat beroperasi.
Film ini mendapatkan skor 6.3/10 di IMDb dan 58% Tomatometer di Rotten Tomatoes.
Baca Juga: Sinopsis Devils Stay (2024): Apa yang Kita Tanamkan ke Anak Akan Berpengaruh hingga Ajal Mereka