JawaPos.com - Akhir dari dunia ini dapat terjadi kapan saja, dan terkadang hanya beberapa orang tertentu yang mengetahuinya, terutama pemerintahan. Karena itu, mereka yang tahu tentang ini harus mempersiapkan diri demi masa depan manusia.
Untungnya manusia sudah sangat berkembang dan memiliki ilmu untuk berbenah serta memperbarui diri. Dan mereka yang mendalami beberapa keahlian akan menjadi anggota berharga.
Ada yang mendalami ilmu medis dalam berbagai hal. Ada arsitek yang juga paham ilmu tanah. Ada teknisi sipil yang dapat membangun apa pun di media apa pun, dan lain-lain.
Salah satunya adalah John Garrity (Gerard Butler) dalam seri film Greenland, dimana ia terpilih menjadi salah satu orang penting karena kemampuannya membangun gedung pencakar langit.
Greenland (2020)
John dan istrinya, Allison (Morena Baccarin) awalnya sedang mempersiapkan pesta ulang tahun untuk anak mereka, Nathan (Roger Dale Floyd), yang ke tujuh. Dan di hari yang sama, dikabarkan ada komet yang akan terlihat, komet itu dinamai Clarke.
Berita-berita mengabarkan bahwa komet ini akan melewati Bumi dari siang hari hingga malam hari, serta rutenya sangat dekat dengan Bumi hingga dapat dilihat dengan mata telanjang.
Saat John dan Nathan sedang berbelanja untuk pesta, mereka melihat dan bertemu dengan banyak sekali transportasi kargo militer yang mengarah ke utara. Dan John mendapatkan panggilan telepon otomatis yang mengatakan bahwa ia dan keluarganya telah terpilih untuk evakuasi. Kebingungan dan penuh khawatir, John segera membawa pulang Nathan.
Sesampainya di rumah, saluran berita mulai mengabarkan bahwa Komet Clarke pecah dan pecahannya memasuki atmosfer Bumi.
Para ahli percaya bahwa pecahan itu akan jatuh di sekitar Bermuda. Namun, mereka salah, pecahan malah jatuh di tengah-tengah Kota Tampa, Florida.
Sekali lagi, John mendapatkan panggilan otomatis, lewat gawainya dan televisinya. Sehingga para tetangganya dapat melihat panggilan itu pula. Ternyata dari seluruh komunitas, hanya John dan keluarganya saja yang mendapatkan panggilan, dan hal itu menyebabkan perpecahan antara John dan para tetangganya.
Sesampainya mereka di bandara militer, Keluarga Garrity sekali lagi mengalami tantangan. Nathan ditolak masuk karena ia mengidap penyakit kronis diabetes. Akan tetapi, John dan Allison tidak menyerah untuk menyelamatkan keluarga kecil mereka ke bunker di Greenland.
Film ini mendapatkan skor 6.4/10 di IMDb dan 77% Tomatometer di Rotten Tomatoes. Selain itu, film ini juga memenangkan Penghargaan Film Austin 2021.
Greenland 2: Migration (2026)
Sekitar lima tahun telah berlalu dan Keluarga Garrity serta beberapa orang lain berhasil selamat di sebuah bunker di Greenland.
Walaupun Clarke telah menghancurkan hampir seluruh peradaban dunia, masih ada banyak manusia yang selamat. Namun, efek dari jatuhnya meteor menyebabkan banyak gangguan pada planet kita, seperti badai elektromagnetik, radiasi tinggi, dan gempa bumi.
Karenanya, walaupun Clarke telah hancur, manusia belum benar-benar aman untuk keluar dari bunker dan tempat-tempat aman lainnya.
Sekarang John dan Allison bekerja untuk komunitas di dalam bunker sebagai teknisi dan salah satu pemimpin. Dan Nathan sekarang telah menjadi remaja di masa pubertasnya.
John dan rekannya telah berhasil memperbaiki bermacam-macam permasalahan di bunker. Tapi, saking seringnya gempa terjadi, bunker yang mereka tempati makin melemah sampai akhirnya hancurlah tempat itu.
Kebanyakan penghuni bunker menjadi korban akibat tertimpa runtuhan bunker, atau berhasil keluar tapi terkena gelombang tsunami.
Keluarga Garrity, Dr. Amina (Amber Rose Revah) - rekan kerja Allison, dan sedikit orang berhasil melarikan diri dengan kapal sekoci yang digunakan untuk berlayar hingga Liverpool, Inggris.
Dr. Amina memiliki teori bahwa kawah dimana Clarke jatuh akan mengalami evolusi lebih cepat daripada tempat-tempat lainnya. Mempercayai teori tersebut, rombongan kita pergi ke kawah yang berada di Prancis.
Film ini mendapatkan skor 5.2/10 di IMDb dan 67% Popcornmter di Rotten Tomatoes.