← Beranda
Netizen Kecewa Film 'Vina: Sebelum 7 Hari' Bukan Film Dokumenter, Begini Kata Dheeraj Kalwani
Abdul RahmanJumat, 10 Mei 2024 | 05.44 WIB
Film Vina: Sebelum 7 Hari tembus 300 ribu lebih di hari pertama tayang di bioskop./ Instagram: deecompany_official
 
JawaPos.com - Film Vina: Sebelum 7 Hari sebenarnya lebih tepat apabika dianggap atau dibuat sebagai film dokumenter dibandingkan film horor. Pasalnya, peristiwa pembunuhan Vina oleh geng motor yang terjadi di Cirebon pada 2016 silam banyak diceritakan secara nyata sesuai dengan rekonstruksi kejadian.
 
Meski demikian, film Vina: Sebelum 7 Hari dianggap sebagai film horor sehingga membuat netizen di media sosial kecewa. Padahal, andai saja filmnya dibuat menjadi film dokumenter, hal itu dianggap akan lebih menghormati mendiang Vina.
 
Terkait hal tersebut, Dheeraj Kalwani selaku produser mengakui bahwa film Vina memang dibuat dengan berlandaskan pada hasil investigasi. Penentuan genre ditetapkan bersama melalui diskusi antara dirinya dengan keluarga mendiang Vina.
 
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Olimpiade 2024 Setelah Kalah dari Guinea U-23, Rezekinya Lolos Piala Dunia 2026?
 
"Film ini bukan horor yang seperti biasa, ini disebutnya crime horror karena ada cerita investiganya. Kenapa horor? Karena dari video kesurupan itu yang membuat saya dan keluarga Vina berdiskusi bahwa ini genrenya harus horor," kata Dheeraj dalam video diunggah di  CinemaXXI.
 
"Tapi bukan horor yang balas dendam atau apa, nggak. Kita bawa konsepnya ke crime horrror. Dan crime horror ini menurut saya masih jarang di Indonesia. Investigasi dari hari pertama sampai hari ke-6, itu jarang sekali. Dan ini semua kita ceritakan di film ini," imbuhnya.
 
Proses pembuatan film Vina: Sebelum 7 Hari menggunakan set asli. Misalnya lokasi saat Vina dibunuh oleh geng motor di jembatan layang, itu sesuai dengan peristiwa kejadian yang sebenarnya. Dan pada saat proses syuting dilakukan, ada keluarga mendiang Vina yang mendampingi.
 
Baca Juga: ICCE Kembali Dihelat di Jakarta, Pertemukan Para Pemain Teknologi Pendingin Kelas Dunia
 
Film Vina: Sebelum 7 Hari langsung dibuka dengan kejadian tragis dimana Vina (Nayla Purnama) dibunuh dan jenazah almarhumah ditemukan di flyover Cirebon. Kasus ini awalnya dianggap sebagai kecelakaan motor tunggal. Nenek Vina (Lydia Kandou) curiga karena tubuh Vina remuk secara tidak wajar. Namun sayangnya dia tidak punya cukup bukti untuk menolak berita acara.
 
Tiba-tiba saja kasus ini jadi tersingkap setelah Vina merasuki tubuh sahabatnya bernama Linda (Gisellma Firmansyah). la hanya punya waktu sebelum 7 hari usai kematiannya untuk mengungkap kebenaran yang menyakitkan. 
EDITOR: Banu Adikara