JawaPos.com - Setelah vakum selama lima tahun dari dunia layar lebar, sutradara Teddy Soeriaatmadja kembali menggarap film bertema budaya anak muda di Indonesia. Dalam film 'Menunggu Pagi' ia berusaha menerjemahkan budaya kaum muda lewat festival musik yang tentu dibumbui konflik percintaan.
"Saya memang tak bisa sembarangan kalau bikin film, kenapa ini saya lakukan? karena ini mengangkat fenomena pop culture, yang saya sendiri belum pernah bikin film anak muda," ucap sutradara Teddy Soeriaatmadja saat peluncuran trailer dan poster film 'Menunggu Pagi' di Jakarta.
Film 'Menunggu Pagi' memang menyoroti gaya hidup kaum muda yang gemar menghadiri festival musik. Berlatar belakang event musik internasional terbesar di Indonesia dan Asia yang kekinian, Film 'Menunggu Pagi' memperlihatkan kegembiraan anak muda sambil menghabiskan malam dan menunggu pagi.
Tentunya dibumbui dengan cerita penuh intrik tak terduga dan romansa cinta yang tentunya dibungkus apik dengan gaya khas seorang Teddy. Uniknya, film 'Menunggu Pagi' akan membawa suasana kemeriahan festival musik secara real dalam bioskop.
"Jadi orang yang belum pernah datang ke misalnya DWP bisa merasakan suasananya secara real dalam bioskop," lanjutnya.
Namun poin penting dari scene hura-hura anak muda di film 'Menunggu Pagi' adalah banyak keseruan dan emosi yang dapat diceritakan dari sisi yang berbeda. Sehingga menjadi film drama romantis yang sarat pesan yang layak ditonton
Produser IFI Sinema, Adi Sumardjono, menambahkan IFI menghadirkan film yang menceritakan kehidupan anak muda dari sisi yang berbeda. Film 'Menunggu Pagi' meng-highlight keseruan anak muda millenials dalam sebuah festival musik kelas internasional di Indonesia.
"Dengan cerita yang merupakan cerminan kehidupan anak muda kota metropolitan dan hadirnya beberapa bintang pendatang baru, kami harapkan film ini dapat disambut baik dan membawa warna segar bagi perfilman Indonesia," ujarnya.
Film yang dijadwalkan tayang pada akhir 2018 dibintangi oleh Aurelie Moremans, Arya Saloka, Mario Lawalata, Arya Vasco, Bio One, Ganindra Bimo, Putri Marino, Raka Hutchison dan Yayu Unru.