← Beranda
Benda-benda Bersejarah Saat Pameran 'Peperangan di Laut Jawa' Rusak
Bintang PradewoSelasa, 16 Januari 2018 | 20.07 WIB
Kepala Disparbud DKI Tinia Budiati saat meninjau lokasi kebakaran Museum Bahari

JawaPos.com - Dalam peristiwa kebakaran yang melanda Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/1) pagi ada beberapa koleksi benda bersejarah yang rusak. Namun, hingga kini pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta masih terus mendatanya.


Kepala Disparbud DKI Tinia Budiati mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait penyebab kebakaran Museum Bahari. "Ini sedang diselidiki, kami masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian," kata Tinia di Museum Bahari Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/1).


Dia mengungkapkan terdapat beberapa barang koleksi musem yang hancur karena dilalap kobaran api. Selain itu, air dari pemadam kebakaran juga menyebabkan benda-benda tersebut hancur.


Tinia mengatakan, Museum Bahari tengah mengadakan pameran disisi Utara Gedung A dan C sejak beberapa hari lalu. "Ada koleksi yang rusak, jadi di sisi utara Gedung A dan C lagi ada pameran. Ada miniature perahu ada alat-alat navigasi, kemudian ada pameran peperangan di laut Jawa, koleksi-kolekasi replika," ungkapnya.


Saat ini, kata dia, pihak belum mengetahui berapa jumlah kerugian akibat kebarakan ini. Dia mengaku masih kesulitan mendata barang-barang koleksi museum karena bara-bara api belum sepenuhnya padam.


"Ini kami sedang mendata, jumlah kerugian belum diketahui, kami belum berani kesana karena masih ada bara api. Kami tunggu perintah dari pemadam kebakaram," pungkasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo