← Beranda
Jaga TPS Rawan, Polisi Gunakan Pola Pengamanan 2-4-4
Yusuf AsyariSelasa, 14 Februari 2017 | 16.10 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Polda Metro Jaya siap mengamankan Pilgub DKI yang bakal digelar besok. Terdapat sebanyak 417 TPS dikategorikan sebagai TPS berkategori rawan. Plus 26 TPS yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP). Sedangkan 22.872 TPS berkategori aman yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.

”Jadi totalnya ada 23.315 TPS untuk Pilkada DKI Jakarta, sebanyak 417 TPS masuk ke dalam kategori Rawan I,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/2).

Dia mengatakan, untuk pengamanan TPS terbagi dalam kategori aman dan rawan. Untuk TPS berkategori aman dijaga 2 polisi, 4 anggota Linmas untuk 8 TPS atau berpola 2-4-8. Sedangkan untuk kategori TPS rawan digunakan pola 2-4-4, artinya 2 anggota polisi ditambah 4 anggota Linmas untuk menjaga 4 TPS.

Nah, untuk TPS Rawan I pola pengamanannya 2-2-4 yakni 2 polisi, 2 petugas KPPS, 4 anggota Linmas. Selain itu ditambah beberapa anggota polisi yang standby dan berpatroli dari masing-masing polsek dan polres. "Jadi semua tercover begitu masyarakat membutuhkan kami sudah siap. Jadi untuk kriteria TPS dari TPS aman, rawan I dan rawan II sudah ada pola-pola pengamanannya,” tutur Argo.

TPS kategori aman yang dimaksud itu adalah  TPS yang jarak tempuh dari kantor polisinya relatif dekat atau jarak tempuhnya tidak lebih dari setengah jam (untuk di perkotaan). Kemudian, tidak pernah atau jarang terjadi konflik horizontal serta masyarakatnya kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya rendah.

Sedangkan Kategori TPS Rawan I ini memiliki jarak tempuh dari kesatuan Polri terdekat agak jauh dan sulit dijangkau (satu sampai dua jam jarak tempuh), pernah terjadi konflik vertikal dan horizontal namun sudah mereda, masyarakatnya kurang kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya sedang.

Selain itu, di lingkungan TPS tersebut terdapat tokoh-tokoh di lingkungan yang cenderung menentang kebijakan pemerintah, partisipasi parpol di lingkungan tersebut berimbang dan saling berseberangan idealisme politiknya serta kepedulian masyarakat terhadap politik tinggi dan cenderung fanatik. (ind/yuz/JPG)

EDITOR: Yusuf Asyari