JawaPos.com – Berita baik datang bagi pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, pasangan petahana tersebut berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 39,04 persen.
Mereka disusul pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan tingkat keterpilihan 35,36 persen. Dan terakhir adalah pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Mereka tertinggal cukup jauh dengan tingkat elektabilitas 19,45 persen.
Direktur eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, alasan utama Basuki-Djarot dipilih responden lantaran hasil atau bukti kerjanya. "Basis pemilih Ahok ngakunya karena faktor kerjanya bagus," kata Burhanuddin di kantor Indikator, Jumat (10/2).
Sementara itu, alasan utama responden memilih pasangan Anies-Sandi karena dinilai pintar dan memiliki kesamaan agama. "Strategi Anies mendekati kelompok Islamis secara elektoral memiliki dampak naiknya elektabilitas," ujar dia.
Sedangkan alasan responden memilih Agus-Sylvi karena dinilai tegas dan berwibawa.
Secara keseluruhan, kata Burhanuddin, pemilih Ahok-Djarot kuat di pilihan alasan rasional, tapi lemah dari sisi emosional. Untuk alasan memilih dari faktor non rasional, seperti santun dan tegas cenderung memilih Anies- Sandi dan Agus Sylvi.
Untuk diketahui, survei dilakukan dengan metode stratified systematic sampling dengan jumlah sampel sebanyak 621 responden. Serta memiliki toleransi kesalahan empat persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Periode survei dalam rentang waktu 2 sampai 8 Februari 2017. (uya/JPG)