JawaPos.com - Bangsa Indonesia tengah dilanda ujian hebat. Munculnya beragam kasus SARA belakangan ini membuat gaduh seantero publik. Ancaman diintegrasi bangsa pun seakan sudah di depan mata. Satu-satunya cara untuk menghindarinya adalah dengan bersikap bijak dalam memandang persoalan.
Sebab, jika kegaduhan ini terus berlanjut, bisa berdampak pada kesatuan bangsa Indonesia. Akan lebih indah jika semua pihak bisa bersatu dalam membangun negeri. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA), Soekarno Hatta.
"Kami anak muda berharap agar seluruh elemen bangsa bisa duduk bersama menyejukkan suasana. Tahan ego dan gunakan hati nurani untuk kerukunan ummat beragama," tegas Soekarno Hatta kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (6/2).
Dia khawatir jika kegaduhan ini tidak disetop bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. "Kami sebagai anak muda resah. Saya harap janganlah kami sebagai penerus bangsa diwarisi dengan tontonan saling bully sesama ummat," tegasnya. "Saya tidak bisa bayangkan jika ada masalah terjadi bully. Bisa kacau kalau budaya bully ini terus berlanjut," ungkapnya dengan nada prihatin.
Mahasiswa Universitas Pelita Harapan ini menegaskan, anak muda sebagai penerus bangsa harus hormat dan sayang dengan ulama, ustadz, kiai dan habaib.
"Termasuk implementasi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila. Jika sudah tertanam, semua orang pasti akan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,"pungkasnya.(mam/JPG)