← Beranda
Kriminolog: Hanya Ada Dua Kemungkinan Pembunuh Arum
Ilham SafutraRabu, 25 Januari 2017 | 20.45 WIB
Ilistrasi

JawaPos.com - Misteri kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Aryani Puspo Ningrum atau Arum belum juga terungkap. Lebih dari dua pekan, pihak kepolisian tak kunjung menangkap pembunuh gadis berhijab dan berumur 22 tahun itu.


Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Josias Simon mengatakan, ada dua kemungkinan terkait kasus kematian Arum di indekosnya di Jakarta Barat. "Ada dua kemungkinan. Pertama, pelaku orang yang profesional. Kedua, orang terdekat korban," kata Josias, Rabu (25/1).


Menurut dia, bila pelaku merupakan pembunuh profesional, maka pelaku berusaha semaksimal mungkin bermain 'rapi' usai menghabisi nyawa Arum. "Jadi setelah membunuh dia bisa menghilangkan barang bukti. Sehingga sulit dilacak," lanjutnya.


Polisi juga disarankan terus mendalami pemeriksaan orang-orang terdekat Arum. "Selama ini polisi mengidentifikasi keseharian korban, orang-orang dekatnya. Umumnya kasus pembunuhan itu dari pihak terikat seperti keluarga, ikatan sosial (tetangga), teman dan lainnya.


Sebelumnya, mahasiswi Universitas Esa Unggul, Tri Aryani Puspo Ningrum atau Arum tewas secara mengenaskan di kamar kosnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Setelah diautopsi terdapat luka tusuk di leher dan punggungnya. Hingga kini polisi belum juga mengungkap siapa pembunuh anak Kasim Efendi dan Sri Ratna itu. (elf/JPG)

EDITOR: Ilham Safutra