JawaPos.com- Anak-anak memang tak semestinya dibiarkan mengendarai sepeda motor. Sebab, akibatnya bisa sangat fatal. Seperti yang terjadi di Jalan Dupak Rukun Barat, Surabaya, Senin sore (6/2). Seorang pelajar SMP menabrak seorang kakek. Akibat kecelakaan itu kakek tersebut meninggal dunia.
Kakek nahas itu adalah Su'udi. Saat itu kakek 60 tahun tersebut dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Tambang Pring Utama, Surabaya setelah berdagang di toko yang tak jauh dari tempat kejadian kecelakaan.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, saat itu Su'udi melaju dari arah barat ke timur. Nahas, baru beberapa meter jalan, dari arah berlawanan melaju kencang sepeda motor nopol L 4556 ZQ di lajur kanan. Motor tersebut langsung menghantam kendaraan Su'udi. Tabrakan itu membuat sang kakek terlempar dari motor dan jatuh dengan keras ke aspal.
Darah pun mengucur keras dari kepala Su'udi. Dia tewas di lokasi kejadian. ”Tabrakannya sangat keras. Sebab, kedua motornya sama-sama melaju kencang,” terang Eka Vina, salah satu saksi mata.
Dari hasil identifikasi polisi ternyata didapatkan fakta yang mencengangkan. Motor yang menabrak Su'udi rupanya dikendarai IF, bocah 14 tahun yang masih tercatat sebagai pelajar SMP. Karena masih anak-anak, IF pun mengendarai motor tanpa surat izin mengemudi. IF mengalami patah tungkai akibat kecelakaan tersebut.
”Kami sebenarnya sudah berulangkali memberi sosialisasi agar tidak membiarkan anak-anak mengendarai motor sendiri. Sebab, ini sangat bahaya,” kata Panitlantas Polsek Asemrowo Ipda Sujito. (CR4/fim)