← Beranda
Wajib Dibatasi, 4 Jenis Makanan Ini Bisa Mengganggu Kesehatan Pencernaan
Rabbany Wanadriani• Jumat, 25 September 2026 | 23.02 WIB
ilustrasi makanan goreng. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Kondisi sistem pencernaan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ-organ di dalam sistem ini bekerja mengolah makanan menjadi zat gizi yang kemudian digunakan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi.

Karena itu, pola makan sehari-hari perlu diperhatikan. Selain mencukupi kebutuhan cairan, memilih makanan bergizi dan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap nyaman.

Namun, beberapa jenis makanan dapat memicu keluhan seperti kembung, diare, mulas, atau rasa tidak nyaman pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau ketika seseorang memang memiliki pencernaan yang sensitif.

Berikut empat jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi secara bijak:

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, 7 Sifat Ini Bisa Terlihat dari Kebiasaan Membuang Sisa Makanan

1. Makanan yang Digoreng

Gorengan dan makanan tinggi lemak dapat menjadi pemicu gangguan pencernaan pada sebagian orang. Kandungan lemak yang tinggi membuat makanan lebih sulit dicerna dan pada kondisi tertentu dapat menyebabkan perut terasa tidak nyaman atau bahkan memicu diare.

Bukan hanya gorengan, makanan seperti daging berlemak, saus yang sangat kental, serta hidangan dengan banyak mentega atau krim juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Sebagai alternatif, pilih makanan yang dimasak dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus. Padukan dengan sayuran dan gunakan saus yang lebih ringan.

2. Buah Citrus

Jeruk, lemon, dan jeruk nipis merupakan kelompok buah citrus yang kaya akan vitamin C. Namun, sifatnya yang asam dapat menjadi masalah bagi orang yang memiliki kondisi pencernaan tertentu.

Pada sebagian orang, makanan atau minuman yang asam dapat memperburuk gejala refluks, seperti rasa panas di dada atau sensasi asam yang naik ke kerongkongan.

Jika Anda sering mengalami keluhan setelah mengonsumsi buah citrus, perhatikan jumlah dan frekuensinya. Anda juga dapat memilih buah lain yang lebih sesuai dengan kondisi tubuh.

3. Makanan dan Minuman Tinggi Fruktosa

Fruktosa merupakan salah satu jenis gula sederhana yang secara alami terdapat dalam buah serta sejumlah bahan makanan dan minuman. Dalam jumlah tertentu, fruktosa dapat dicerna dengan baik oleh tubuh.

Namun, sebagian orang memiliki kesulitan menyerap fruktosa dalam jumlah tinggi. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan seperti perut kembung, kram, atau diare.

Fruktosa tambahan juga dapat ditemukan pada berbagai produk makanan dan minuman manis. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan minuman berpemanis, permen, kue, dan produk tinggi gula lainnya.

4. Makanan Pedas

Bagi sebagian orang, makanan pedas dapat menimbulkan sensasi tidak nyaman pada saluran pencernaan. Senyawa capsaicin dalam cabai dapat memicu rasa terbakar dan pada orang tertentu memperburuk keluhan seperti mulas atau gejala refluks.

Makanan pedas juga dapat menyebabkan diare pada sebagian individu yang memiliki sensitivitas terhadap makanan tersebut.

Jika perut sering terasa tidak nyaman setelah menyantap makanan pedas, cobalah mengurangi tingkat kepedasannya dan perhatikan bagaimana tubuh merespons.

Pada akhirnya, tidak semua orang akan mengalami masalah pencernaan setelah mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Respons tubuh sangat individual dan dipengaruhi kondisi kesehatan masing-masing. Jika keluhan pencernaan berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau disertai gejala seperti darah pada tinja, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, maupun nyeri hebat, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho